Sabtu, 30 Agustus 2025

Demonstrasi di Berbagai Wilayah RI

3 Korban Tewas Akibat Gedung DPRD Makassar Sulsel Dibakar: Ada yang Loncat dari Lantai 4

Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, Saiful tewas karena melompat dari lantai empat.

|
Editor: Erik S
Tribun-Timur.com/Is
DPRD Makassar DIBAKAR - Kantor DPRD Makassar dan DPRD Sulsel. Dua kantor ini hangus dilalap api, pada Sabtu, 30 Agustus 2025. Berikut nama dan sosok 3 korban tewas saat pendemo bakar gedung DPRD Makassar. Ada seorang wanita hingga pejabat kecamatan. 

TRIBUNNEWS.COM, MAKASSAR -Tiga orang meninggal dunia akibat kebakaran di Kantor DPRD Makassar Jl Ap Pettarani, Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat (29/8/2025) malam.

Dua korban merupakan staf DPRD Makassar, yakni seorang fotografer di Bagian Humas bernama Abay dan satu staf perempuan bernama Sabrina.

Abay tak sempat menyelamatkan diri dari kepulan asap tebal sementara Sabrina ditemukan tewas di lantai dua.

Satu korban lainnya adalah Kepala Seksi Kesejahteraan Rakyat Kecamatan Ujung Tanah, Saiful. Saiful tewas karena melompat dari lantai empat.

Baca juga: Demo Memakan Korban di Makassar, 1 Pejabat Tewas usai Lompat dari Lantai 4, Gedung DPRD Dibakar

"Sampai saat ini ada tiga korban jiwa (meninggal dunia)," kata  Wakil Ketua DPRD Makassar, Anwar Faruq, Sabtu (30/8/2025) pukul 01.00 wita. 

Selain itu, beberapa staf dikabarkan masih menjalani perawatan di Rumah Sakit Grestelina. 

"Semoga semua bisa bertahan dan tidak ada korban kehilangan nyawa lagi," harapnya. 

Anwar Faruq mengimbau agar masyarakat tenang. 

Masyarakat Bugis Makassar kata Anwar Faruq memiliki budaya saling menghargai dan menyanyangi. 

Diharapkan prinsip itu terus dipegang, tidak terprovokasi dengan hal yang bisa merusak tatanan kehidupan bermasyarakat. 

"Kami imbau masyarakat tenang, kita dikenal saling menghargai saling menyayangi, jangan ada tindakan anarkis, jangan terprovokasi," tegasnya. 

Anwar sendiri ada di Gedung DPRD Makassar saat kejadian.

Ia menghadiri Rapat Paripurna Jawaban Wali Kota Tentang APBD Perubahan 2025.

Ia duduk di kursi depan sejajar dengan Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin, Aliyah Mustika Ilham dan pimpinan DPRD lainnya. 

Rapat Paripurna ini dipimpin Wakil Ketua I Andi Suharmika. Ketua DPRD Makassar Supratman tak ada di lokasi kejadian 

Baca juga: Gedung DPRD Makassar Dikepung Api, Rapat Paripurna Bubar, Wali Kota-Anggota Dewan Selamatkan Diri

"Beliau lagi perjalanan," kata Anwar. 

Ia sendiri kaget dengan insiden ini, beruntung ia bisa mengevakuasi diri. 

Massa Merangsek Masuk Saat Sidang Paripurna

Demonstran merangsek masuk ke Gedung DPRD Makassar saat Rapat Paripurna berlangsung, Jumat (21/8/2025) malam. 

DPRD bersama Pemerintah Kota Makassar melangsungkan Rapat Paripurna Pembahasan APBD Perubahan 2025.

Agenda ini berlangsung sekira pukul 20.30 wita, dihadiri Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin. 

Saat paripurna berlangsung, demonstran masuk ke ruang Paripurna di lt 3 Gedung DPRD Makassar Jl Ap Pettarani. 

Kejadian ini membuat seluruh peserta rapat Paripurna berhamburan. 

Wali kota, seluruh Anggota DPRD, pejabat Pemkot Makassar hingga BUMD ada dalam ruangan tersebut. 

Di depan gedung wakil rakyat tersebut, sejumlah kendaraan roda dua dibakar massa. 

Kepala Dinas Perhubungan Kota Makassar, Muhammad Rheza mengungkap, empat motor milik petugas Dishub ikut dibakar. 

Baca juga: BREAKING NEWS: Gedung DPRD Makassar Dibakar Massa, Belasan Mobil Hangus, Wali Kota Dievakuasi

"Empat motornya anggotaku kodong (dibakar)," ungkap Rheza di grup Media SKPD Balaikota. 

"Banyaknya mobil di situ kodong, semua SKPD ada di DPR," timpa Kepala Dinas Ketenagakerjaan Kota Makassar Nielma Palamba.

Pengguna akun tiktok Muzyaitir live tiktok di lokasi. 

Terlihat api berkobar di depan Kantor DPRD Makassar, beberapa motor hangus tak tersisa. 

Mobil yang terparkir di halaman kantor DPRD juga dirusak. 

"Ini mobil-mobil semua sudah dirusak," kata Muzyaitir dalam livenya. 

Saat ini, situasi masih memanas di gedung wakil rakyat tersebut.  

Aksi pembakaran bermula dari pendemo yang menggelar aksi solidaritas atas tewasnya driver ojek online (ojol) bernama Affan Kurniawan (21).

Ia meregang nyawa setelah terlindas kendaraan taktis (rantis) Korps Brimob Polri di Jakarta, pada Kamis (28/8/2025) kemarin.

Artikel ini telah tayang di Tribun-Timur.com dengan judul 3 Nyawa Aparatur Sipil Negara Melayang di Aksi Pembakaran 2 Gedung DPRD di Makassar

dan

Massa Merengsek ke Gedung DPRD Makassar Saat Paripurna Bahas APBD Perubahan

 

Sumber: Tribun Timur
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan