Jumat, 15 Mei 2026

Nenek 70 Tahun di Pacitan Luka-luka Karena Dibacok Cucu Angkat, Ini Penyebabnya

S dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono Pacitan karena mendapat luka bacok.

Tayang:
Editor: Erik S
Istimewa via Tribun Jatim
CUCU BACOK NENEK - Nenek S saat dibawa ke IGD RSUD dr Darsono Jalan Ahmad Yani, Pacitan, Jatim, Selasa (14/10/2025) malam. Kesal disebut cucu pungut, Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan aniaya nenek angkatnya berinisial S. 

Ringkasan Berita:
  • Pelaku sakit hati disebut cucu pungut
  • Pelaku menggunakan golok
  • Korban menderita luka di kepala belakang hingga punggung 

 

TRIBUNNEWS.COM, PACITAN -  Seorang nenek berinisial S (70) di Kecamatan Donorojo, Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dilarikan ke rumah sakit karena dibacok cucu angkatnya berinisial CR.

S dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr Darsono Pacitan karena mendapat luka bacok.

“Dugaan awal kesal karena nenek angkat menyebut pelaku cucu pungut,” ungkap Kapolres Pacitan, AKBP Ayub Diponegoro Azhar, Rabu (15/10/2025).

Baca juga: Detik-Detik Pria di Desa Amol TTU Bacok Istri, Ipar dan Ponakan hingga Menewaskan 3 Orang

AKBP Ayub mengatakan bahwa kejadian penganiayaan nenek Selasa (14/10/2025) pukul 18.00 WIB. Kemudian baru dilaporkan kepada Polsek Donorojo tengah malam. 

“Korban telah dibawa ke IGD (Instalasi Gawat Darurat) RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr Darsono Pacitan,” sambung mantan Kasatreskrim Polres Gresik ini.

Korban, jelas dia, mengalami luka bacok di bagian kepala belakang dan punggung. Saat ini dirawat di RSUD dr Darsono Pacitan.

“Pelaku adalah cucu angkat korban. Pelaku sudah kami amankan di Mapolres Pacitan,” tambah AKBP Ayub saat dikonfirmasi Tribunjatim.com.

Hasil pendalaman, pelaku merasa sakit hati. 

Lantaran korban pernah berkata kepada pelaku bahwa pelaku hanya cucu pungut (cucu angkat).

“Hasil penyelidikan awal Diduga pelaku melakukan pembacokan terhadap korban dengan menggunakan senjata tajam berupa golok,” pungkasnya.

3 Luka Terbuka

Akibat pembacokan tersebut, S menglamai sejumlah luka.

“Ada luka di bagian kepala belakang, punggung hingga di atas pantat sedikit,” ungkap Kabag TU RSUD dr Darsono Pacitan, dr Johan Tri Putranto, Rabu (15/10/2025).

Dia menjelaskan luka di kepala bagian belakang sebelah kiri kurang lebih 5 centimeter.  Kemudian punggung itu kurang lebih 4 centimeter . 

“Di atas pantat sedikit atas pantat gitu kurang lebih 3 centimeter dan kondisi terjahit,” kata dr Johan.

Baca juga: Kronologi Pria Pringsewu Lampung Bacok Kakak Ipar, Berawal Teriakan Bernada Sindiran

Sumber: Tribun Jatim
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved