Berita Viral
3 Pengakuan Kepsek SMAN 1 Cimarga usai Berdamai dengan Siswa: Berterima Kasih Laporan Dicabut
Kepsek SMA Negeri 1 Cimarga, Dini Fitria, bersyukur karena sudah saling memaafkan dengan pihak siswa yang diduga ia tampar.
Ringkasan Berita:
- Kasus dugaan kekerasan fisik terhadap siswa oleh oknum Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Cimarga berakhir berdamai.
- Orang tua siswa, Tri Indah Alesti dipertemukan dengan Kepsek Dini Fitria di SMA Negeri 1 Cimarga.
- Dini Fitria bersyukur karena sudah saling memaafkan dengan pihak siswa yang diduga ia tampar.
TRIBUNNEWS.COM - Kasus dugaan kekerasan fisik terhadap siswa oleh Kepala Sekolah (Kepsek) SMA Negeri 1 Cimarga, Kabupaten Lebak, Banten, berakhir dengan berdamai.
Kepala SMAN 1 Cimarga, Dini Fitria, diduga telah menganiaya siswa kelas XII berinisial I (17).
Adapun I diduga ditampar oleh Kepala SMA Negeri 1 Cimarga tersebut pada Jumat (10/10/2025).
Siswa itu diduga ditampar oleh Kepsek SMAN 1 Cimarga lantaran kedapatan merokok di sekitar lingkungan sekolah, saat pihak sekolah mengadakan kegiatan Jumat bersih.
Pada Kamis (16/10/2025), orang tua siswa, Tri Indah Alesti dipertemukan dengan Dini Fitria di SMA Negeri 1 Cimarga.
Turut hadir Sekda Banten, Deden Apriandi; Sekda Lebak, Budi Santoso; anggota DPRD Banten, Musa Weliansyah; Wakil Ketua DPRD Lebak, Agil Zulfikar; dan kuasa hukum orang tua siswa.
Dalam momen itu, Tri Indah Alesti dan Dini Fitria saling berpelukan dan memaafkan.
Setelah berdamai, Dini Fitria menyampaikan sejumlah pengakuannya seperti berikut:
1. Bersyukur Bisa Saling Memaafkan
Dini Fitria bersyukur karena sudah saling memaafkan dengan pihak siswa yang diduga ia tampar itu.
"Alhamdulillah, kita sudah saling memaafkan. Kita tinggal memulai kehidupan yang baru," ujar Dini Fitria, dalam penyampaiannya, Kamis, dilansir TribunBanten.com.
2. Sempat Khawatir
Sementara itu, Dini mengaku sempat khawatir setelah polemik dugaan penamparan pada siswa yang merokok, viral di media sosial.
Baca juga: Orang Tua Segera Cabut Laporan Dugaan Kepsek Tampar Siswa SMAN 1 Cimarga, Perkara Dianggap Selesai
"Perasaan was-was jujur masih saya rasakan. Kenapa? Karena saya khawatir pada diri saya."
"Saya adalah putri Ibu Pertiwi, yang peduli terhadap pemuda penerus bangsa, bahwa pendidikan karakter itu harus terus ditegakkan," katanya.
"Andaipun saya bukan siapa-siapa, bukan PNS sekalipun, saya akan tetap menjadi putri Ibu Pertiwi, berjuang untuk membangun pemuda bangsa," papar Dini.
3. Berterima Kasih Laporan Dicabut
Dini Fitria sempat dilaporkan oleh keluarga siswa ke Polres Lebak, Jumat (10/10/2025).
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Kasus-Dini-Fitri-Kepala-SMAN-1-Cimarga-di-Kabupaten-Lebak.jpg)