Berita Viral
Viral 22 Makam di Bantur Malang Dirusak Orang Tak Dikenal, Polisi Olah TKP dan Gali Keterangan Saksi
Video yang memperlihatkan puluhan makam di TPU Desa Bantur/Kecamatan Bantur, Malang, dirusak orang tak dikenal, Kamis (30/10/2025).
Ringkasan Berita:
TRIBUNNEWS.COM - Video yang memperlihatkan puluhan makam di Tempat Pemakaman Umum (TPU) Desa Bantur/Kecamatan Bantur, Kabupaten Malang, Jawa Timur, dalam kondisi rusak, viral di media sosial.
Dalam video yang beredar pada Kamis (30/10/2025), tampak sejumlah makam rusak. Ada yang nisannya pecah bahkan terguling.
Diduga, ada orang atau pihak yang sengaja merusak batu nisan atau makam tersebut.
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), nisan diartikan sebagai tonggak pendek dan sebagainya yang ditanam di atas kubur sebagai penanda.
Video rusaknya makam di Bantur, Malang itu, diunggah oleh salah satu akun Instagram, @malangraya_info.
Hingga berita ini ditulis, Sabtu (1/11/2025), video telah dilihat lebih dari 200 ribu kali.
Polisi Olah TKP dan Kumpulkan Bukti
Petugas kepolisian pun telah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan meminta keterangan saksi di lokasi.
Kasihumas Polres Malang, AKP Bambang Subinajar, mengatakan petugas saat ini masih melakukan penyelidikan.
"Kapolsek Bantur beserta unit reskrim telah mendatangi lokasi usai menerima laporan dari masyarakat. Saat ini tengah dilakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) dan mengumpulkan bukti keterangan dari saksi," kata Bambang, Jumat (31/10/2025), dilansir SuryaMalang.com.
Baca juga: Sosok Rizki, Viral Pencuri Terbakar di Surabaya, Berawal Polisi Lepaskan Ikatan Pakai Korek Api
Motif Belum Diketahui
Hasil pemeriksaan awal, terdapat makam yang mengalami kerusakan terutama di bagian kijing atau batu penutup makam.
Bambang menambahkan, ada beberapa barang bukti yang telah diamankan untuk proses penyelidikan.
“Kami masih mengumpulkan informasi di lapangan. Penyelidikan terus dilakukan untuk mengetahui motif dan siapa yang bertanggung jawab atas perusakan ini,” ungkapnya.
Oleh sebab itu, selama proses penyelidikan, Bambang mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi atas kejadian ini.
Sementara itu, menurut Kapolsek Bantur, AKP Totok Suprapto, peristiwa perusakan diketahui pada Kamis (30/10/2025) siang.
Setelah menerima laporan dari masyarakat, petugas langsung menuju lokasi untuk memastikan kondisi di lapangan.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/perusakan-makam-di-Malang.jpg)