Banjir Bandang di Sumatera
Antrean Panjang Terjadi di Sejumlah SPBU di Aceh dan Sumut, Ini Kata Pertamina
Pertamina menyatakan pasokan BBM untuk Banda Aceh normal seperti biasa, namun karena panic buying menyebabkan antrean.
Untuk mempercepat pembukaan jalur yang terdampak, Pertamina Patra Niaga memasok BBM ke alat berat milik Kementerian PUPR baik melalui kemasan drum maupun jeriken.
“Pengiriman khusus juga dilakukan menggunakan Hercules TNI AU, yang mengangkut 25 drum Solar dan Pertamax ke Pinangsori, daerah yang masih terisolir dari Sibolga agar alat berat dapat segera beroperasi membuka jalur logistik dari kedua arah," tambahnya.
Mars Ega juga menyebut, operasi bantuan udara terus diperkuat melalui dukungan pasokan avtur untuk Hercules dan helikopter yang melakukan evakuasi serta pengiriman logistik.
"Pertamina Patra Niaga memastikan kebutuhan avtur untuk pergerakan pesawat bantuan tetap terjaga agar akses udara bagi masyarakat tidak terputus," ujarnya.
Di sisi lain, lanjut Mars Ega, pasokan LPG masih menghadapi tantangan, terutama di Aceh yang akses daratnya belum sepenuhnya pulih. Untuk itu, suplai LPG ke Banda Aceh dialihkan melalui jalur laut dari Lhokseumawe.
“Pertamina Patra Niaga menargetkan dua hari ke depan distribusi LPG kepada warga dapat dinormalkan secara bertahap,” katanya.
Lebih lanjut, Mars Ega menyebut, untuk mempercepat pemulihan layanan energi secara keseluruhan, Pertamina Patra Niaga juga melakukan mobilisasi awak mobil tangki tambahan.
Hingga kini, sebanyak 58 Awak Mobil Tangki (AMT) didatangkan dari Sumatera Selatan, Jawa Tengah, dan Kalimantan, dan jumlah tersebut ditargetkan hingga 80 AMT guna memastikan pengiriman BBM semakin cepat dan menjangkau seluruh wilayah yang membutuhkan.
Mars Ega juga mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan menggunakan BBM sesuai kebutuhan karena pasokan dalam kondisi terkendali.
Baca juga: UPDATE Banjir Aceh-Sumut-Sumbar: Korban Jiwa 659 Orang, Berikut Rinciannya
Sebagai bentuk percepatan pelayanan bagi instansi penting seperti rumah sakit, penyedia jaringan komunikasi, serta operasional alat berat dalam kondisi darurat, Pertamina Patra Niaga menyiapkan nomor khusus yang dapat dihubungi untuk permintaan BBM cepat melalui nomor 0822-7692-9620. Sementara itu, layanan informasi untuk masyarakat tetap melalui Pertamina Contact Center 135.
“Pertamina sebagai perusahaan pemimpin di bidang transisi energi, berkomitmen dalam mendukung target Net Zero Emission 2060 dengan terus mendorong program-program yang berdampak langsung pada capaian Sustainable Development Goals (SDGs). Seluruh upaya tersebut sejalan dengan penerapan Environmental, Social & Governance (ESG) di seluruh lini bisnis dan operasi Pertamina,” pungkasnya.(*)
Antrean di Sumut
Warga yang mengantre BBM juga terjadi di Sumatra Utara (Sumut). Antrean panjang terjadi di SPBU Tarutung, Kabupaten Tapanuli Utara. Meski warga sudah mengantre sejak sore, mereka belum tentu mendapatkan BBM.
Kelangkaan BBM di SPBU Tarutung sudah berlangsung selama satu pekan terakhir. Bencana banjir dan longsor di berbagai daerah di Sumatera Utara menyebabkan keterlambatan pengiriman. Senin (1/12/2025) malam, ratusan motor dan mobil memenuhi SPBU. Warga juga membawa jeriken karena kendaraan mereka mogok kehabisan bahan bakar.
Sebagian warga beruntung dapat mengisi BBM hingga penuh setelah dua jam mengantre. Namun, ada juga yang pulang dengan tangan kosong karena stok BBM telah habis.
Sementara itu, dalam sepekan terakhir pasokan BBM di Kabupaten Bireuen, Aceh, terhenti karena jembatan lintas nasional putus diterjang banjir.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Antrean-di-dua-SPBU-di-kawasan-Ingin-Jaya-Aceh-Besar.jpg)