Selasa, 21 April 2026

Banjir Bandang di Sumatera

Operasi Kemanusiaan di Sumatera, KN SAR Ganesha 105 Berlayar Bawa 80 Personel

Pelindo salurkan bantuan Rp527 juta, Basarnas kerahkan KN SAR Ganesha 105 bantu korban banjir-longor Sumatera.

Penulis: Gita Irawan
Editor: Glery Lazuardi
HO/IST
KN SAR Ganesha 105 bertolak dari Tanjung Priok bawa 80 personel dukung operasi kemanusiaan di Sumatera. 

Ringkasan Berita:
  • Pelindo salurkan bantuan kemanusiaan Rp527 juta untuk penyintas banjir dan longsor di Sumatera
  • Bantuan berupa selimut, sembako, paket sanitasi, tenda pengungsian, hingga air bersih
  • KN SAR Ganesha 105 berlayar dari Tanjung Priok bawa 80 personel ke Padang dan Sibolga
  • Basarnas tegaskan pengerahan kapal sebagai komitmen negara dalam operasi kemanusiaan
  • Wilayah terdampak masih terisolasi, distribusi bantuan dilakukan lewat koordinasi lintas instansi

TRIBUNNEWS.COM - PT Pelindo bersama Basarnas bergerak cepat membantu penyintas banjir bandang dan longsor di Sumatera.

Selain menyalurkan bantuan logistik senilai Rp527 juta, negara juga mengerahkan KN SAR Ganesha 105 dengan 80 personel yang berlayar dari Tanjung Priok menuju Padang dan Sibolga, membawa harapan bagi warga terdampak bencana.

PT Pelabuhan Indonesia (Persero) atau Pelindo menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk penyintas banjir bandang dan longsor yang melanda tiga provinsi di Sumatera, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

Bantuan disalurkan melalui koordinasi dengan sejumlah instansi pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah guna memastikan distribusi menjangkau warga terdampak secara tepat dan efektif.

Pelindo mendistribusikan kebutuhan dasar melalui Posko Bantuan Kementerian Perhubungan untuk Sumatera, di Jakarta pada Senin (1/12/2025).

Bantuan yang dikirim antara lain berupa selimut, paket sanitasi dan kebersihan yang difokuskan untuk anak-anak dan perempuan, serta berbagai kebutuhan logistik seperti bahan sembako, susu, makanan siap saji dan air minum. 

Direktur Utama Pelindo, Arif Suhartono, mengatakan untuk wilayah Sumatera Utara, Pelindo mengoperasikan posko pengungsian serta mendirikan dapur umum di sejumlah titik terdampak bagi warga yang masih bertahan di lokasi bencana. 

“Di Aceh dan Sumatera Barat, kami juga telah mengirimkan bantuan kemanusiaan berupa tenda pengungsian berikut terpal, tikar, selimut, pakaian, dan bantuan air bersih,” kata dia, di Jakarta, Selasa (2/12).

Bantuan kemanusiaan dengan nilai total Rp. 527 juta ditujukan bagi masyarakat yang kehilangan rumah atau tidak dapat kembali akibat kondisi lingkungan yang masih belum aman.

Seluruh penyaluran dilakukan bersama perangkat daerah, seperti dinas sosial, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), serta aparat pemerintahan lokal.

Koordinasi lintas lembaga dilakukan untuk memastikan bantuan dapat segera diterima oleh penyintas, terutama di wilayah yang akses jalannya terputus atau sulit dijangkau.

Arif menjelaskan, nilai bantuan masih akan bertambah seiring penyaluran dari berbagai entitas Pelindo Grup yang saat ini terus berjalan.

Menurutnya, langkah ini merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) Pelindo sebagai BUMN pengelola pelabuhan di Indonesia, sekaligus wujud komitmen perusahaan untuk melayani sepenuh hati.

“Kami berkomitmen meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana. Pelindo terus berkoordinasi dengan pemerintah dan pemangku kepentingan di daerah agar bantuan dapat tersalurkan dengan cepat,” ujarnya. 

Arif berharap berbagai dukungan logistik tersebut dapat membantu pemulihan awal di lokasi bencana, terutama bagi warga yang masih tinggal di tempat pengungsian.

KN SAR Ganesha 105 Bergerak Ke Sumatera

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved