Rabu, 20 Mei 2026

Permasalahan Sampah Tangsel-Serang Banten Bakal Dilakukan Secara Hati-hati

Pemerintah setempat pun memastikan suara warga akan menjadi masukan utama dalam pelaksanaan penyelesaian permasalahan sampah.

Tayang:
TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
MENUMPUK - Pengendara melintas di dekat tumpukan sampah di Jalan Dewi Sartika, Ciputat, Tangerang Selatan, Banten, Sabtu (13/12/2025). Penumpukan sampah tersebut terjadi dikarenakan tempat pembuangan akhir (TPA) Cipeucang, Serpong, tengah dalam perbaikan sehingga mengganggu proses pengangkutan sampah di beberapa wilayah Tangerang Selatan. TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN 

Kerja sama ini juga menjadi kunci bagi kesuksesan Program Strategis Nasional (PSN) berupa Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik (PSEL) di Serang

Budi mengungkapkan, kehadiran tambahan sampah dari Tangsel justru menjadi ‘gayung bersambut’ untuk operasional teknologi tersebut.

Saat ini, produksi sampah di Serang baru mencapai 419 ton per hari, sementara mesin PSEL membutuhkan minimal 1.000 ton sampah per hari agar dapat beroperasi secara optimal menghasilkan listrik.

"Kerja sama ini bukan memindahkan masalah, tetapi bagian dari ikhtiar bersama agar pengelolaan sampah menjadi lebih modern dan berkelanjutan. Dengan pasokan yang cukup, kita bisa mengubah masalah sampah menjadi energi listrik yang bermanfaat bagi semua," tandas Budi.

Sebelumnya, Wali Kota Tangsel, Benyamin Davnie mengatakan, penandatanganan perjanjian kerja sama itu dilakukan antar Kepala Dinas Lingkungan Hidup kedua daerah, setelah sebelumnya dirinya bersama Wali Kota Serang Budi Rustandi, lebih dulu melakukan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) atau Nota Kesepahaman.

 

 

Sesuai Minatmu
Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved