Pemkab Cirebon Akan Cabut Tanaman Sawit di Desa Cigobang, Diganti Tanaman Ini
Pemerintah Kabupaten Cirebon mengatakan akan mencabut tanaman kelapa sawit yang ditanam di lahan seluas 2,5 ha dengan jumlah kurang lebih 400 batang
Bupati Cirebon meninjau lokasi tersebut bersama unsur Forkopimda, di antaranya Danrem 063/Sunan Gunung Jati Cirebon Kolonel Infanteri Hista Soleh Harahap, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jabar Ono Surono, Ketua DPRD Kabupaten Cirebon, Dandim 0620 Kabupaten Cirebon, serta unsur terkait lainnya.
Kedatangan para pejabat itu pun disambut warga setempat.
Mereka memanfaatkan momen tersebut untuk menyampaikan berbagai kekhawatiran terkait penanaman sawit di kawasan perbukitan desa mereka, yang dinilai berpotensi berdampak pada lingkungan dan keberlanjutan wilayah.
Identitas Pemilik Lahan
Pemilik lahan yang ditanami sawit tersebut adalah Casteja (31). Dia mengaku tidak tahu sebagian tanah miliknya dijadikan lahan kebun kelapa sawit.
Ia menerangkan, luas lahan miliknya mencapai 1,5 hektar. Namun, sekitar 1.200 meter persegi sudah ada lubang untuk penanaman kelapa sawit.
Casteja sempat didatangi pihak perusahaan yang menawarkan kerja sama pengelolaan lahan. Namun, tawaran tersebut ia tolak karena masa kontrak yang dinilai terlalu panjang.
“Dari PT juga sudah ngajak ke saya. Tapi, kontraknya itu sekitar 30 tahun. Per bulannya katanya dapat Rp 4.000 per pohon untuk perawatan. Saya menolak,” jelasnya.
Casteja menambahkan, lahan tidak hanya menjadi aset ekonomi jangka pendek. Ia ingin memanfaatkan lahannya dengan cara yang selaras dengan alam.
Kepala Dinas Perkebunan Jawa Barat Gandjar Yudniarsa mengatakan, penanaman kelapa sawit di Cigobang sudah berlangsung selama tiga bulan.
Kendati demikian, pihaknya baru mengetahui ada kebun sawit di wilayah tersebut setelah melakukan monitoring. Gandjar mengaku bahwa tidak ada koordinasi apa pun soal perubahan fungsi lahan menjadi kebun kelapa sawit.
Ia menambahkan, kebun kelapa sawit di Cigobang berada di lahan milik perorangan. Namun, pengelolaannya bekerja sama dengan PT Kelapa Ciung Sukses Makmur (KCSM).
Sebaran Perkebunan Sawit di Jawa Barat
Berdasarkan data Asosiasi Petani Kelapa Sawit Indonesia (Apkasindo), perkebunan kelapa sawit milik petani di Jawa Barat terpusat di Subang, Garut, Pangandaran, dan Tasikmalaya.
Merujuk Buku Statistik Perkebunan Kementerian Pertanian 2025, total luas perkebunan sawit di Jabar mencapai 15.764 hektare dengan kategori tanaman menghasilkan dan total produksi mencapai 43.493 ton crude palm oil (CPO).
Sebagian besar perkebunan kelapa sawit dikelola oleh BUMN dengan luas mencapai 11.254 hektare. Sisanya, perkebunan kelapa sawit swasta dengan luas 4.259 hektare.
Merujuk data Badan Pusat Statistik, jumlah pekerja perkebunan kelapa sawit di Jabar mencapai 8.170 orang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Lahan-Kelapa-Sawit-di-Jabar1.jpg)