Ini Alasan Polisi Naikkan Kasus Penendangan Kucing di Blora ke Tahap Penyidikan
Polres Blora naikkan kasus kucing ditendang ke tahap penyidikan, bukti permulaan cukup, proses hukum terus berjalan.
Ringkasan Berita:
- Polres Blora menaikkan status kasus dugaan penganiayaan hewan terkait penendangan kucing di Lapangan Kridosono ke tahap penyidikan.
- Kasat Reskrim AKP Zaenul Arifin menyebut peningkatan status dilakukan setelah ditemukan bukti permulaan yang cukup. Proses hukum dipastikan terus berjalan.
- Kasus ini sebelumnya viral di media sosial dan memicu kecaman luas, sementara pemilik kucing menolak berdamai meski pelaku sudah meminta maaf.
TRIBUNNEWS.COM - Aparat Polres Blora menaikkan status dugaan penganiayaan hewan terkait penendangan kucing di Lapangan Kridosono, Kabupaten Blora, Jawa Tengah ke tahap penyidikan.
Informasi itu disampaikan Kasat Reskrim Polres Blora AKP Zaenul Arifin.
Menurut dia, peningkatan status dari penyelidikan ke penyidikan karena penyidik telah ditemukan bukti permulaan yang cukup.
"Peningkatan status perkara dari penyelidikan ke penyidikan dilakukan setelah penyidik menemukan bukti permulaan yang cukup," ungkap Zaenul dalam keterangannya, Sabtu (7/2/2026).
Lebih lanjut ia memastikan proses hukum terkait kasus tersebut terus berjalan.
"Prosesnya masih terus berjalan," ujarnya.
Baca juga: Penendang Kucing di Blora Sempat Ajak Mediasi si Pemilik, Iming-imingi Kucing Persia agar Bisa Damai
Kucing Ditendang Pria Joging di Blora, Mati Akibat Stres
Sebuah video yang memperlihatkan seekor kucing ditendang oleh seorang pria saat diajak jalan-jalan di Lapangan Kridosono, Blora, Jawa Tengah, menjadi viral di media sosial.
Peristiwa kekerasan terhadap hewan itu terjadi pada Minggu (25/1/2026) dan berujung tragis: kucing mengalami stres berat hingga akhirnya mati.
Kasatreskrim Polres Blora, AKP Zaenul Arifin, membenarkan pihaknya telah menindaklanjuti video tersebut. Polisi sudah memintai keterangan pemilik kucing dan memastikan insiden benar terjadi.
“Proses pemeriksaan klarifikasi masih berlanjut dan penyelidikannya tetap berjalan,” ujarnya.
Dalam unggahan akun Instagram @faridaarz, pemilik kucing menceritakan kronologi. Saat suasana lapangan sepi, kucing dilepas di pinggir agar tidak mengganggu orang joging.
Namun tiba-tiba seorang pria menendang kucing hingga stres. Ketika ditanya alasan, pelaku justru mengancam dan kabur. Pemilik berharap pelaku segera ditemukan dan mempertanggungjawabkan perbuatannya.
Kasus ini memicu kecaman luas dari warganet dan menjadi sorotan aparat. Polisi menegaskan penyelidikan akan terus dilakukan untuk mengungkap pelaku kekerasan terhadap hewan peliharaan tersebut.
Baca juga: Awal Mula Pensiunan ASN Tendang Kucing hingga Diperiksa Polisi, Akhirnya Minta Maaf: Saya Salah
Terduga Penendang Kucing di Blora Minta Maaf, Pemilik Tolak Damai
Terduga pelaku penendangan kucing hingga mati di Lapangan Kridosono, Blora, Jawa Tengah, akhirnya menemui pemilik hewan, Firda Latifah Anwar, pada Selasa (3/2/2026) malam.
Pelaku berinisial PJ (60), warga Kelurahan Karangjati, datang bersama istrinya yang menjabat Lurah Karangjati serta Bhabinkamtibmas setempat untuk menyampaikan permintaan maaf dan melakukan mediasi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Video-Viral-Pria-Tendang-Kucing-hingga-Mati-di-Blora-Pelaku-Diduga-Orang-Penting.jpg)