Warga Banyumas Menang Honda Brio Hadiah Jalan Sehat: Mobil Tak Kunjung Diterima, Ini Dalih Panitia
Yulia dijanjikan menerima hadiah itu enam bulan lalu. Muskinul Fuad, suami Yulia, mengatakan hingga saat ini belum ada kepastian penyerahan hadiah
Direktur Boss Event Organizer, Najmudin, menjelaskan nama perusahaannya hanya dipinjam oleh seseorang untuk menggelar acara tersebut.
Baca juga: Lebih dari 3.100 WNI Terjerat Sindikat Penipuan di Kamboja, 1.213 Masih di Penampungan
"Awal dikenalkan kawan, (orang tersebut mengatakan) saya pinjam benderanya, nanti ada investor Rp150 juta.
Tapi selama perjalanan tidak ada apa-apa, bingung saya," ujar Najmudin kepada Tribunbanyumas.com, Rabu (11/2/2026).
Najmudin mengaku, sebagai pemilik perusahaan, dirinya hanya menandatangani perjanjian kerja sama dengan Pemkab Banyumas.
Sementara teknis penyelenggaraan dilakukan oleh orang tersebut.
"Sebagai pemilik perusahaan otomatis saya yang melakukan MoU.
Rekrutmen (crew) juga dari sana semua, saya cuma datang pas hari H," ujar Najmudin.
Namun dalam perjalanannya, Najmudin menyebut laporan keuangan yang disampaikan oleh pelaksana tidak jelas.
"Laporan keuangannya tidak jelas," imbuhnya.
Ia mengaku sudah mencium gelagat mencurigakan sejak acara berjalan.
"Ketika perjalanan sudah mulai meragukan, saya minta buat surat pernyataan (bahwa penganggungjawab acara adalah pelaksana), tapi tidak mau tandatangan," tambah Najmudin.
Najmudin juga menegaskan, tidak ada aliran uang penyelenggaraan jalan sehat yang masuk ke rekening perusahaan maupun rekening pribadinya.
"Semua transaksi tidak ada yang masuk ke rekening perusahaan dan pribadi saya," kata Najmudin.
Ia juga mengaku tidak mengetahui teknis kerja sama antara panitia dengan pihak dealer Honda.
"Lobi dengan (dealer) Honda juga saya tidak dilibatkan," ujar Najmudin.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/JALAN-SEHAT-Yulia-Nurul.jpg)