Kelompok Bersenjata di Papua
Sosok Kapten Egon Pilot Pesawat Smart Aviaton yang Ditembaki di Papua Selatan: Lulusan Australia
Egon adalah pilot pesawat Smart Cakrawala Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR. Pesawat tersebut ditembaki saat mendarat di Kampung Danowage.
Ringkasan Berita:
- Kapten Egon Irawan tewas diduga ditembak dan dieksekusi kelompok bersenjata saat pesawat Smart Air mendarat di Bandara Koroway Batu, Papua Selatan.
- Ia dan kopilot sempat melarikan diri ke hutan, sementara 13 penumpang dilaporkan selamat meski mengalami trauma.
- Polisi dan Satgas Damai Cartenz kini menyelidiki kasus tersebut dan memburu para pelaku.
TRIBUNNEWS.COM, BOVEN DIGOEL - Kapten Egon Irawan tewas diduga dihabisi kelompok bersenjata di Bandara Koroway Batu, Distrik Yaniruma, Kabupaten Boven Digoel, Papua Selatan, Rabu (11/2/2026).
Egon adalah pilot pesawat Smart Cakrawala Aviation dengan nomor registrasi PK-SNR. Pesawat tersebut ditembaki saat mendarat di Kampung Danowage.
Egon Irawan bersama kopilot Baskoro dan 13 penumpang sebenarnya sempat keluar dari pesawat dan melarikan diri. Namun, Egon dan Baskoro ditemukan para pelaku dan dieksekusi di runway.
Dinukil dari Tribun Papua Tengah, kapten Egon Irawan bukan sekadar penerbang biasa di pedalaman Papua.
Pria yang berdomisili di Jakarta ini merupakan jebolan Civil Flying School Melbourne, Australia.
Predikat pendidikan penerbang internasional tersebut membentuk karakternya menjadi pilot yang tangguh dan sangat memahami medan sulit di wilayah timur Indonesia.
Di balik seragam pilotnya, Egon adalah seorang ayah dan suami yang hangat bagi keluarganya.
Melalui jejak digital di akun media sosial pribadinya, ia sering membagikan momen kedekatan bersama anak dan istrinya di tengah kesibukan terbang antar-distrik di Papua.
Dedikasinya terhadap profesi terlihat dari unggahan terakhirnya yang menampilkan panorama indah sekaligus menantang dari balik kokpit pesawat di wilayah Papua.
Pribadi Humoris dan Pencinta Otomotif Klasik
Tak hanya piawai mengemudikan pesawat, Egon dikenal memiliki selera estetika yang tinggi terhadap kendaraan antik.
Ia kerap mengunggah koleksi mobil dan sepeda motor tua yang ia rawat dengan penuh ketelatenan.
Hobi ini mencerminkan sosok yang tenang, teliti, dan menghargai nilai-nilai sejarah di luar rutinitas profesionalnya yang penuh risiko.
Sementara itu Kapolres Boven Digoel, AKBP Wisnu Perdana Putra, mengatakan bahwa pihaknya menerima laporan penembakan pada pukul 11.00 WIT.
Tim kepolisian langsung melakukan koordinasi darurat dengan otoritas Bandara Tanah Merah untuk memetakan lokasi penyerangan.
Baca juga: Pilot dan Kopilot Pesawat Smart Air Ditangkap di Hutan Kemudian Dieksekusi di Runway Bandara