Jumat, 17 April 2026

Siswa SMP Bandung Tewas Dibunuh Teman, Ternyata Dipalak dan Dianiaya Sejak SD

Pembunuhan pelajar SMP ZAAQ (14) di Bandung terungkap. Dua teman dekat ditangkap usai korban ditemukan tewas di Kampung Gajah.

Editor: Glery Lazuardi

“Pernah dipukul sampai matanya bengkak. Uang jajannya juga sering dirampas,” kenang Undang.

Karena khawatir, keluarga sempat memindahkan korban ke Bandung setelah lulus SD agar menjauh dari YA. Namun pelaku tetap mendatangi korban hingga tragedi akhirnya terjadi.

Pelaku Ditangkap Kurang dari 24 Jam

Penyelidikan cepat mengarah pada dugaan pembunuhan. Unit Resmob Satreskrim Polres Cimahi berhasil menangkap dua pelaku dalam waktu kurang dari 24 jam setelah jasad ditemukan.

Keduanya diamankan di Desa Banyuresmi, Kabupaten Garut, pada Sabtu (14/2/2026) malam.

“Terkait penemuan mayat di eks Kampung Gajah, kami amankan pelakunya. Ada dua orang yang juga masih di bawah umur,” kata Niko, Minggu (15/2/2026).

Korban kemudian teridentifikasi sebagai ZAAQ, pelajar SMP Negeri 26 Kota Bandung.

Polisi menyebut korban dibunuh lima hari sebelum jasadnya ditemukan.

“Korban ini dihabisi hari Senin sore… jasadnya baru ditemukan Jumat malam,” ujar Niko.

Baca juga: Pelaku Pembunuhan Siswa SMP di Bandung Barat Sakit Hati Korban Putuskan Pertemanan, Dicurigai Gay

Pembunuhan Terencana, Pelaku Bawa Pisau dari Garut

Polisi memastikan pembunuhan ini dilakukan secara terencana. YA disebut datang dari Garut dengan niat menemui korban dan sudah membawa pisau sejak perjalanan.

Rencana pertemuan bahkan disusun sejak Sabtu (7/2/2026), namun baru terlaksana pada Senin (9/2/2026).

“Tersangka YA sudah membawa pisau di motornya, kemudian dimasukkan ke jaket,” ungkap Niko.

Setelah bertemu di sekitar sekolah korban, YA mengajak ZAAQ menuju area eks Kampung Gajah, sementara AP menunggu di bagian luar lokasi.

Korban Dipukul dan Ditusuk Delapan Kali

Di lokasi kejadian, percakapan keduanya memicu cekcok. YA memukul kepala korban menggunakan botol hingga korban terjatuh.

Dalam kondisi korban masih sadar, pelaku kemudian menikam korban secara brutal.

“Tersangka menghujamkan pisau sebanyak delapan kali ke arah perut,” jelas Kapolres.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved