Rabu, 15 April 2026

Saksi Mata Teror di Kantor BPJS Denpasar: Penyerangan Terjadi Cepat dan Serampangan

Saksi mata mengungkap detik-detik kantor BPJS Denpasar diserang, penyerangan dikatakan terjadi secara cepat dan serampangan.

HO/IST/ist/Polsek Dentim
KANTOR BPJS DENPASAR DITEROR - Kantor BPJS Denpasar. Saksi mata mengungkap detik-detik kantor BPJS Denpasar diserang, penyerangan dikatakan terjadi secara cepat dan serampangan pada Sabtu 21 Februari 2026. 

Menurutnya, para pelaku telah merencanakan aksi ini untuk menghindari identifikasi.

“Kami kurang tahu dari mananya karena mereka datang masang spanduk, melempar batu seperti itu, langsung pulang, langsung bubar,” ungkap Rendy kepada Tribun Bali, pada Minggu 22 Februari 2026.

Rendy menambahkan identitas para pelaku sulit dikenali karena penggunaan perlengkapan yang sangat tertutup.

“Aksi itu berlangsung cepat dan dilakukan secara serampangan. Para pelaku mengenakan helm dan masker penutup wajah sehingga tidak dapat diidentifikasi,” kata dia.

Meski serangan tersebut sempat memicu kekhawatiran, Rendy memastikan tidak ada kerusakan struktural yang fatal pada gedung kantor.

Titik utama kerusakan justru menyasar pada simbol institusi di bagian depan.

“Kerusakan kaca tidak ada,” kata Rendy.

Baca juga: Duduk Perkara Wali Kota Denpasar Dipolisikan Gegara Ucapan Penonaktifan BPJS PBI

Hingga saat ini, pihak BPJS Kesehatan mengaku masih meraba-raba alasan di balik aksi teror tersebut.

Saat ditanya mengenai motif atau pesan yang ingin disampaikan para pelaku, Rendy belum bisa memberikan jawaban pasti.

“Belum tahu pasti. Belum tahu pasti tujuannya seperti apa,” ucapnya.

 

BPJS Kesehatan Cabang Denpasar Lapor Polisi

Pihak BPJS Kesehatan Cabang Denpasar resmi menempuh jalur hukum terkait aksi penyerangan dan perusakan yang menyasar kantor tersebut.

Laporan resmi tersebut kini telah diterima dan didalami jajaran Polda Bali.

Rendy mengonfirmasikan, pihaknya tidak tinggal diam atas insiden anarkis yang dilakukan oleh sekelompok OTK tersebut.

“Bahwa benar memang terjadi kejadian tersebut dan sudah dilaporkan ke pihak kepolisian dan sedang ditindaklanjuti,” ujar Rendy.

Sumber: Tribun Bali
Halaman 2/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved