Banjir Bandang di Sumatera
Solidaritas untuk Korban Banjir Sumatera, Bantuan Pangan Dikirim ke Posko Pengungsian
Di tengah kondisi tersebut, berbagai pihak menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Ringkasan Berita:
- Bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban banjir Sumatera terus dilakukan
- Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, cepat, dan efektif, perusahaan bermitra dengan Palang Merah Indonesia (PMI)
- Donasi yang terdiri dari makanan siap saji ini secara khusus ditujukan untuk mendukung dapur umum dan posko pengungsian yang didirikan oleh PMI
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Banjir besar yang melanda Pulau Sumatera menyebabkan ribuan warga terdampak dan terpaksa mengungsi.
Di tengah kondisi tersebut, berbagai pihak menyalurkan bantuan kemanusiaan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar para korban.
Sebagai wujud komitmen tanggung jawab sosial dan solidaritas terhadap masyarakat, Samyang Foods Indonesia mendonasikan 1.000 kardus Samyang Mi Instan Rasa Kimchi (varian kuah) untuk membantu mereka yang terdampak.
Untuk memastikan bantuan tepat sasaran, cepat, dan efektif, perusahaan bermitra dengan Palang Merah Indonesia (PMI), organisasi kemanusiaan terkemuka di tanah air yang terkenal dengan jaringan respons bencana dan keahlian logistiknya.
Kolaborasi ini menegaskan misi bersama untuk meringankan penderitaan dan memberikan dukungan langsung yang nyata di saat krisis.
"Banjir di Sumatera telah sangat berdampak pada kehidupan saudara-saudara kita. Sebagai perusahaan yang merupakan bagian dari masyarakat Indonesia, kami merasa bertanggung jawab untuk membantu disaat dibutuhkan," ujar Country Director Samyang Foods Indonesia, Mr. Eunsan Jeong dalam keterangannya dikutip Senin (23/2/2026).
"Kami memilih untuk memberikan Samyang Kimchi Soup Noodles ini bukan hanya sebagai sumber nutrisi, tetapi juga untuk menawarkan hidangan yang hangat dan nikmat, yang dapat memberikan sedikit ketenangan serta energi bagi keluarga dan individu yang mengungsi dalam keadaan sulit. Kami percaya pada mekanisme PMI yang telah terbukti untuk mendistribusikan bantuan ini tepat ke tempat yang paling membutuhkan," tuturnya.
Donasi yang terdiri dari makanan siap saji ini secara khusus ditujukan untuk mendukung dapur umum dan posko pengungsian yang didirikan oleh PMI.
Mi instan merupakan sumber pangan yang praktis dan efisien dalam skenario bencana, membutuhkan persiapan minimal namun menyediakan kalori dan kehangatan yang penting.
Perwakilan dari PMI memberikan respons positif atas dukungan ini.
"Kami mengucapkan terima kasih kepada Samyang Foods Indonesia atas respons yang cepat dan penuh kepedulian. Kemitraan korporasi seperti ini sangat vital untuk memperkuat upaya pertolongan kami di lapangan. Donasi ini akan secara langsung berkontribusi memenuhi kebutuhan pangan dasar ratusan keluarga saat mereka mulai memulihkan diri dari bencana ini," kata perwakilan PMI.
Seperti diketahui, Sumatera mengalami bencana besar berupa banjir bandang dan longsor yang melanda beberapa provinsi sejak akhir November 2025. Dampaknya masih terasa hingga awal 2026.
Baca juga: Momentum Ramadan, Bantuan Disalurkan untuk Korban Terdampak Banjir dan Longsor Sumatera
Kondisi Bencana
- Korban jiwa: lebih dari 1.200 orang meninggal dan ratusan masih hilang.
- Kerusakan infrastruktur: sekitar 247.949 rumah rusak, 4.546 sekolah terdampak, serta ratusan jembatan dan jalan utama lumpuh.
- Desa hilang: tercatat 29 desa lenyap akibat banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.
Upaya Pemerintah
- Dana rehabilitasi: Kementerian Keuangan memperkirakan kebutuhan mencapai Rp51 triliun untuk rekonstruksi dan pemulihan di tiga provinsi.
- Bantuan sosial: Pemerintah pusat menyalurkan bantuan, termasuk dukungan khusus di Aceh menjelang Ramadhan, seperti alokasi dana untuk tradisi meugang.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Banjir-bandang-sumatera-tumpukan-kayu.jpg)