Jumat, 17 April 2026

5 Populer Regional: Profil Kombes Ardiyanto Diduga Peras Tersangka - Ledakan di Masjid Jember

Perwira Polda NTT diduga memeras tersangka Rp375 juta, sementara ledakan misterius terjadi di masjid Jember saat tarawih dan masih diselidiki.

Penulis: Endra Kurniawan
Editor: Sri Juliati

Dari visualisasi udara pada Selasa pagi pukul 07.40 WITA, tampak mobil, bus, dan truk-truk antre mengular hingga luar pelabuhan.

Sebelumnya, antrean kendaraan menuju Pelabuhan Gilimanuk dilaporkan memang sudah padat sejak Minggu (15/3/2026). 

Bahkan, malam harinya, antrean kendaraan mengular sampai wilayah Buleleng, tepatnya di Desa Sumberklampok, Kecamatan Gerokgak. 

Hingga Senin (16/3/2026), antrean kendaraan masih terus terjadi di jalur menuju pelabuhan penyeberangan Bali–Jawa itu.

Dilansir Tribun-Bali.com, pada Senin pagi, antrean sudah mencapai kawasan pemukiman di Tegal Bunder. 

Bila dihitung dari jarak menuju Gilimanuk, panjang antrean diperkirakan mencapai sekitar tujuh kilometer. 

Baca selengkapnya.

3. Bos Es Krim Dibacok Pedagang Balon di Bengkulu, Begini Keterangan Saksi

AKSI KEKERASAN - Seorang pedagang balon berinisial YS membacok bos es krim, AM di Jalan Lintas Kepahiang, tepatnya di depan toko Duta Gallery, Kelurahan Dusun Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada Senin (16/3/2026).
AKSI KEKERASAN - Seorang pedagang balon berinisial YS membacok bos es krim, AM di Jalan Lintas Kepahiang, tepatnya di depan toko Duta Gallery, Kelurahan Dusun Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada Senin (16/3/2026). (Istimewa/net)

Seorang pedagang balon berinisial YS membacok bos es krim, AM di Jalan Lintas Kepahiang, tepatnya di depan toko Duta Gallery, Kelurahan Dusun Kepahiang, Kabupaten Kepahiang, Bengkulu, pada Senin (16/3/2026). 

Berdasarkan keterangan warga di lokasi kejadian, peristiwa itu bermula saat AM datang ke lokasi menggunakan kendaraan.

Setibanya di tempat kejadian, AM langsung turun dan diduga hendak memukul YS yang saat itu sedang berjualan di sekitar lokasi. 

Seorang pedagang mainan di lokasi, Yohan, mengaku tidak mengetahui secara pasti penyebab keributan tersebut.

Namun ia melihat AM sempat mendatangi YS dan mencoba melakukan pemukulan. 

"Kalau pastinya kurang tahu, tapi saat korban tiba tadi langsung ingin meninju YS yang saat itu sedang berjualan," ungkap Yohan kepada TribunBengkulu.com, Senin (16/3/2026).
 
Saat kejadian, kondisi parkiran di sekitar toko sedang ramai oleh pengunjung yang datang.

Yohan mengaku baru menyadari adanya keributan ketika suasana mulai gaduh. 

Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved