5 Populer Regional: Profil Kombes Ardiyanto Diduga Peras Tersangka - Ledakan di Masjid Jember
Perwira Polda NTT diduga memeras tersangka Rp375 juta, sementara ledakan misterius terjadi di masjid Jember saat tarawih dan masih diselidiki.
"Memang lagi ramai kejadian itu, kami juga melihat keributan saat sudah terjadi," tambahnya.
4. Prediksi Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak 18 Maret, Tim Itwasum Polri Cek Kesiapan Pengamanan
Prediksi puncak arus mudik di Pelabuhan Merak, Cilegon, Banten jatuh pada Rabu 18 Maret 2026.
Pelabuhan Merak adalah pelabuhan penyeberangan utama di Kecamatan Pulomerak, Kota Cilegon, Banten, yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Pulau Sumatra melalui Selat Sunda.
Pelabuhan ini dikelola oleh PT ASDP Indonesia Ferry dan menjadi jalur vital bagi arus mudik, terutama saat Lebaran.
Untuk memastikan kelancaran dan keamanan, Tim Itwasum Polri melakukan pengecekan intensif terhadap posko pengamanan dan personel kepolisian di lapangan.
ASDP Prediksi Puncak Lonjakan 18–19 Maret
Pergerakan pemudik di lintasan penyeberangan Jawa–Sumatera pada H-5 Lebaran 2026 masih terpantau relatif landai.
Aktivitas kendaraan dan penumpang di kawasan Pelabuhan Merak hingga Senin (16/3/2026) siang belum menunjukkan lonjakan signifikan seperti yang biasanya terjadi menjelang puncak arus mudik.
Direktur Utama PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Heru Widodo, mengatakan pihaknya memprediksi lonjakan penumpang dan kendaraan di lintasan penyeberangan Merak–Bakauheni baru akan terjadi pada Rabu (18/3/2026).
5. Warga Kaget Terjadi Ledakan Saat Salat Tarawih di Masjid di Jember, Diduga Bersumber dari Ini
Polisi memeriksa saksi-saksi terkait ledakan di area Masjid Raya Pesona, Perumahan Pesona Regency, Kecamatan Patrang, Kabupaten Jember, Jawa Timur, Senin malam (16/3/2026).
Ledakan tersebut terjadi ketika warga setempat sedang melaksanakan salat tarawih.
Hingga Selasa dini hari (17/3/2026), tim Gegana masih melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP) untuk memastikan penyebab ledakan yang terjadi di dalam area masjid tersebut.
Kasatreskrim Polres Jember, AKP Angga Riatma mengatakan pihak kepolisian masih melakukan penyelidikan awal. Buat sementara, area sekitar lokasi ledakan telah dipasangi garis polisi guna mengamankan lokasi.
"Kami telah menetapkan status quo beberapa meter, dan mengimbau masyarakat agar tidak mendekat di lokasi ledakan tersebut," ujarnya.
Menurut Angga, langkah sterilisasi juga dilakukan agar masjid tidak digunakan sementara waktu selama proses penyelidikan berlangsung.
"Lokasi ini akan dilakukan sterilisasi masjid supaya tidak digunakan selama proses penyelidikan berlangsung," kata dia.
Polisi belum dapat memastikan penyebab pasti ledakan karena proses penyelidikan masih pada tahap awal. Tim investigasi masih melakukan analisis lanjutan terhadap sejumlah temuan di lokasi.
"Dugaan sementara kami belum bisa menyimpulkan karena masih awal, sehingga menunggu olah TKP lanjutan," jelas Angga.
(Tribunnews.com)