Mudik Lebaran 2026
Mudik Dorong Gerobak Siomay Ala Edi dari Cilacap ke Pemalang: 4 Hari 4 Malam, Modal Rp 40 Ribu
Mengulik mudik ala Edi, jalan kaki sambil dorong gerobak siomay dari Cilacap ke Pemalang diperkirakan selama 4 hari 4 malam, modal Rp 40 ribu.
"Di rumah masih ada anak, istri, ibu, dan bapak," katanya.
Selama merantau di Sampang Cilacap, dia tinggal sendirian jauh dari keluarga.
Lalui 6 Tanjakan hingga Bermalam di Masjid
Karena itu, perjalanan ini dia jalani dengan semangat untuk bisa kembali bertemu mereka.
"Ini demi bertemu keluarga," ujarnya.
Selama perjalanan, Edy memilih jalur utama agar lebih mudah dilalui gerobaknya.
"Iya, ini jalur utama. Pilih jalur yang tanjakannya tidak terlalu banyak," katanya.
Meski begitu, ia tetap harus menghadapi sejumlah tanjakan di jalur menuju Pemalang, terutama di Purbalingga.
Ia bahkan sudah memperhitungkan tantangan tersebut.
"Total ada enam tanjakan. Yang paling ekstrem ada empat, terutama di Bayeman dan Karangreja. Itu panjang dan cukup berat," ujarnya.
Baca juga: Lalu Lintas Lumpuh, Macet Horor 3 Hari 3 Malam, Apa Kabar Arus Mudik di Jalintim Palembang-Jambi?
Dalam perjalanan, Edy biasanya beristirahat dan bermalam di masjid. Sejauh ini dia sudah singgah di beberapa tempat.
"Saya baru tiga kali singgah. Pertama di Kalibagor, lalu di Sokaraja, dan sekarang di sini. Tadi malam bermalam di masjid di Sokaraja," ujarnya.
Untuk malam-malam berikutnya, dia juga berencana kembali beristirahat di masjid.
Meski sedang menjalani perjalanan panjang, Edy tetap berusaha menjalankan ibadah puasa.
"Alhamdulillah tetap puasa," ujarnya.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/kolase-mudik-dorong-gerbak-3.jpg)