Program Makan Bergizi Gratis
Program MBG Dorong Ekonomi Daerah: Satu Dapur Terima Rp1 M per Bulan, Uang Beredar Rp5 T di Jabar
Program MBG dorong ekonomi, dana Rp1 miliar per SPPG berputar di daerah, bahkan tembus Rp5 triliun per bulan di Jawa Barat.
Ringkasan Berita:
- Kepala Badan Gizi Nasional Dadan Hindayana menyebut dana Program MBG mencapai Rp1 miliar per SPPG tiap bulan dan berputar di daerah.
- Di Jawa Barat, perputaran tembus Rp5 triliun per bulan, mendorong ekonomi lokal serta menyerap tenaga kerja.
TRIBUNNEWS.COM - Kepala Badan Gizi Nasional, Dadan Hindayana, mengungkapkan bahwa dana Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang disalurkan ke setiap Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) mencapai rata-rata Rp1 miliar per bulan.
Dana tersebut tidak hanya digunakan untuk pemenuhan gizi, tetapi juga berputar di wilayah masing-masing sehingga memberikan dampak ekonomi yang signifikan di daerah.
Sebagai contoh, di Jawa Barat yang telah memiliki sekitar 5.000 SPPG, total perputaran dana mencapai Rp5 triliun setiap bulan.
"Jadi, 1 SPPG rata-rata akan menerima uang Rp1 miliar per bulan. Kalau di Jawa Barat sudah ada 5.000 SPPG, itu artinya uang di Jawa Barat beredar Rp5 triliun per bulan,” kata dia dalam keterangannya yang ditulis di Jakarta, Jumat (20/3).
Menurut Dadan, program unggulan Presiden Prabowo Subianto ini tidak hanya berfokus pada peningkatan gizi masyarakat, tetapi juga menjadi penggerak roda ekonomi lokal.
Ia menyebut, selama sekitar 2,5 bulan pelaksanaan, perputaran dana di Jawa Barat bahkan telah mencapai Rp11 hingga Rp12 triliun.
“Inilah yang menggerakkan roda ekonomi di setiap daerah dan kemudian menjadi isu hal lokal di mana pemenuhan kebutuhan pangan seharusnya dipasok lokal," papar Dadan.
Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa sebagian besar anggaran Badan Gizi Nasional disalurkan langsung ke daerah melalui mekanisme virtual account yang terhubung dengan seluruh SPPG di Indonesia, yang saat ini berjumlah 25.574 unit.
"Uang Badan Gizi Nasional, 93 persen itu langsung disalurkan dari KPPN melalui virtual account. Masuk di virtual account seluruh SPPG di seluruh Indonesia,” tutur dia.
Saat ini, program MBG telah menjangkau sekitar 61 juta penerima manfaat dari total target 82,9 juta orang. Sasaran program meliputi anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, hingga balita di seluruh Indonesia.
Program ini diharapkan terus mendorong pemerataan ekonomi sekaligus meningkatkan kualitas gizi masyarakat secara berkelanjutan.
Baca juga: Aturan Baru BGN: SPPG Kini Wajib Kelola Sampah dan Limbah MBG Berkelanjutan
Pendukung Anies Baswedan Akui Manfaat Program MBG
Seorang kreator TikTok bernama Jamilah Sholih menjadi sorotan setelah mengaku tetap mendukung Program Makan Bergizi Gratis (MBG), meski dirinya dikenal sebagai “anak abah”, sebutan untuk pendukung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
Lewat unggahan di akun TikTok @jamilahsholih, ia mengaku mendapat banyak serangan di media sosial karena pandangannya tersebut.
“Hai guys, ternyata TikTok-ku rame banget dengan serangan buzzer tentang MBG. Banyak yang ngolok-ngolokin aku,” kata Sholih memulai curahan hatinya, dikutip Jumat (20/3).
Video tersebut telah ditonton lebih dari 73 ribu kali dan memicu beragam reaksi dari warganet.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menu-MBG_20251017_205238.jpg)