Sabtu, 25 April 2026

Program Makan Bergizi Gratis

Upaya Turunkan Stunting Nasional, Program MBG untuk Kelompok 3B Tetap Berjalan di Masa Lebaran

Pemerintah optimalkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) menyasar kelompok 3B, yaitu balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui).

Tribunnews.com/BGN
PENYALURAN MBG - Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kecamatan Tamanlate, Kota Makassar, Sulawesi Selatan. Program MBG untuk kelompok 3B (balita, bumil, busui) tetap disalurkan saat masa lebaran. 

Ringkasan Berita:
  • Program Makan Bergizi Gratis menyasar balita, ibu hamil, dan ibu menyusui untuk menekan stunting.
  • Pemerintah menargetkan penurunan prevalensi stunting nasional hingga 18,8 persen pada tahun 2026.
  • Layanan MBG bagi kelompok rentan tetap berjalan selama libur Lebaran 2026.

 

TRIBUNNEWS.COM - Selain diberikan untuk anak-anak sekolah, Program Makan Bergizi Gratis (MBG) juga menyasar kelompok 3B, yaitu balita, ibu hamil (bumil), dan ibu menyusui (busui).

Upaya ini bertujuan mempercepat upaya penurunan stunting di Indonesia, khususnya melalui pemenuhan gizi pada periode emas 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).

Adapun stunting dapat diartikan sebagai kondisi gagal tumbuh pada anak akibat kekurangan gizi kronis, terutama pada 1.000 hari pertama kehidupan (sejak dalam kandungan hingga anak berusia 2 tahun).

Kondisi ini membuat tinggi badan anak lebih pendek dibandingkan standar usianya dan dapat disertai gangguan perkembangan lainnya.

Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN), Wihaji optimis program ini mampu menurunkan angka stunting di Indonesia.

“Program MBG 3B ini sejalan dengan target penurunan prevalensi stunting nasional sebesar 18,8 persen pada 2026,” ungkap Wihaji di Kantor Kemendukbangga/BKKBN, Jakarta, Kamis, 12 Februari 2026, lalu.

Wihaji menyoroti empat prioritas utama untuk mendukung keberhasilan program ini.

Mulai dari penguatan kapasitas kader dan penyuluh KB sebagai garda terdepan, peningkatan akurasi data berbasis by name by address, penguatan kepemimpinan lapangan, serta optimalisasi komunikasi publik melalui media sosial.

"Keberhasilan MBG 3B bergantung pada sinergi lintas sektor, termasuk kolaborasi erat dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dan pemerintah daerah," tambahnya.

Termasuk pelibatan Puskesmas, Posyandu, pemerintah desa, hingga sektor pendidikan untuk memastikan edukasi dan intervensi gizi berlangsung berkelanjutan.

Baca juga: Risang Rimbatmaja Ingatkan MBG Perlu Pengawasan Ketat Agar Tak Kehilangan Kepercayaan Publik

Tetap Berjalan saat Lebaran

Sementara itu Badan Gizi Nasional (BGN) memastikan, layanan program MBG pada kelompok rentan yaitu balita, ibu hamil, dan ibu menyusui (3B) tetap berjalan selama masa libur Lebaran 2026.

“Untuk (MBG) ibu hamil, balita, dan ibu menyusui tetap berjalan meskipun sekolah libur,” ujar Wakil Kepala BGN Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sonny Sonjaya, Senin (9/3/2026).

Sonny mengatakan, penyaluran MBG bagi siswa sekolah tidak dilakukan pada 18–24 Maret 2026.

Tetapi, setelah masa libur Lebaran berakhir, pelaksanaan program tersebut akan kembali berjalan normal.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved