Efisiensi Operasional, Pemkab Karawang Kumpulkan Semua Kendaraan Dinas SKPD di Satu Lokasi
Mobil dinas yang dikumpulkan di lokasi tersebut milik pejabat esselon II atau kepala dinas maupun kepala organisasi perangkat daerah (OPD)
Menurutnya, penggunaan moda transportasi seperti angkutan umum, kendaraan listrik, kendaraan roda dua, maupun sepeda menjadi solusi dalam menekan konsumsi BBM.
“Pemkab Karawang sudah mengambil langkah tegas. Kendaraan dinas mulai dikumpulkan di satu lokasi, sehingga ASN diharapkan beralih ke transportasi alternatif. Ini tentu dapat menghemat BBM,” tuturnya.
Meski demikian, ia menegaskan kendaraan dinas tetap dapat digunakan secara terbatas dan sesuai kebutuhan kedinasan.
Baca juga: Bupati Harda Kiswaya Tidak Terapkan WFH di Sleman, Pilih WFO Demi Layanan Publik
“Kendaraan dinas pejabat pimpinan tinggi pratama disimpan di Galeri Nyi Indung Pager Asih dan digunakan secara selektif serta bersama-sama sesuai kebutuhan,” jelasnya.
Sementara itu, kendaraan dinas roda empat lainnya disimpan di kantor masing-masing dan penggunaannya juga diatur secara selektif.
“Penggunaan kendaraan dinas tetap diperbolehkan, namun harus lebih bijak dan disesuaikan dengan kebutuhan kegiatan,” tambahnya.
Selain itu, pelaksanaan perjalanan dinas juga dikendalikan dengan mengurangi frekuensi maupun jumlah peserta.
“Perjalanan dinas dilakukan secara selektif untuk menekan biaya dan konsumsi energi,” ungkapnya.
Melalui kebijakan ini, Pemkab Karawang menargetkan pengurangan konsumsi BBM kendaraan dinas minimal sebesar 20 persen, kecuali untuk kendaraan operasional layanan publik.
“Dengan sinergi kebijakan ini, kami optimistis efisiensi energi dapat tercapai tanpa mengurangi kualitas pelayanan kepada masyarakat,” tutupnya.
Bersepeda ke Kantor
Gubernur Sulawesi Tenggara (Sultra), Andi Sumangerukka, mengatakan telah menerima informasi awal mengenai kebijakan Work From Home (WFH) atau bekerja dari rumah bagi Aparatur Sipil Negara (ASN).
Kebijakan WFH tersebut merupakan upaya mengurangi penggunaan Bahan Bakar Minyak (BBM), untuk adaptasi terhadap kondisi geopolitik global yang memengaruhi rantai pasok energi.
Politisi Gerindra ini juga berencana memberikan contoh kepada ASN dengan mengurangi penggunaan kendaraan pribadi.
Ia mengaku akan bersepeda dari rumah menuju kantor satu kali dalam sepekan sebagai bentuk ajakan moral untuk menghemat penggunaan BBM.
“Saya nanti akan menggunakan satu hari untuk bersepeda dari rumah ke kantor. Ini sebagai gerakan moral agar kita semua bisa mengurangi penggunaan energi,” jelasnya. (Tribun Bekasi/Tribun Sultra)
Artikel ini telah tayang di Tribunbekasi.com dengan judul Hemat BBM, Pemkab Karawang Kandangkan Mobil Dinas, Dipakai saat Dinas Luar