Sabtu, 11 April 2026

2 Rekannya Tewas Dikeroyok & Dibakar 7 Pria, Budi Selamat Setelah Bersembunyi di Belakang Restoran

HA (28) asal Semarang dan seorang pria bernama Egi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar.

|
Editor: Dewi Agustina
Tribun Bali/Istimewa
TEWAS DIBAKAR - HA (28) asal Semarang dan seorang pria bernama Egi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar. Jenazah kedua korban ditemukan di area rawa depan Restoran B Sirip Tuna Biru kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Jumat (10/4/2026) dini hari. 

Ringkasan Berita:
  • HA (28) asal Semarang dan seorang pria bernama Egi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar.
  • Jenazah kedua korban ditemukan di area rawa depan Restoran B Sirip Tuna Biru kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Jumat (10/4/2026) dini hari.
  • Saat ketiganya sedang duduk beristirahat, tiba-tiba mereka didatangi oleh sekitar enam atau tujuh orang yang langsung melakukan penganiayaan.
 


TRIBUNNEWS.COM, DENPASAR – HA (28) asal Semarang dan seorang pria bernama Egi ditemukan tewas dengan kondisi tubuh terbakar.

Jenazah kedua korban ditemukan di area rawa depan Restoran B Sirip Tuna Biru kawasan Jalan Raya Pelabuhan Benoa, Jumat (10/4/2026) dini hari. 

Baca juga: 5 Fakta Kasus Putri Apriyani, Wanita Tewas Dibakar di Indramayu, Diduga Motif Soal Uang 

Budi Listiyono (25), seorang saksi mata menceritakan awal mula kejadian.

Awalnya Budi bersama kedua korban, HA dan Egi.

Mereka mengonsumsi minuman keras di kawasan Benoa sejak pukul 02.30 Wita. 

Korban Egi kemudian mengajaknya membeli minuman tambahan menggunakan jasa ojek daring.

 

 

Namun, lantaran tidak menemukan warung yang buka di sekitar lampu merah (TL) Pesanggaran, mereka memutuskan turun dan berjalan kaki kembali ke arah Benoa. 

Saat ketiganya sedang duduk beristirahat di depan Restoran B Sirip Tuna Biru, tiba-tiba mereka didatangi oleh sekitar enam atau tujuh orang yang mengendarai sepeda motor.

Tanpa basa-basi, kelompok tersebut langsung melakukan pengeroyokan secara membabi buta.

Budi berhasil menyelamatkan diri dengan lari dan bersembunyi ke bagian belakang restoran.

Namun nahas, kedua rekannya tidak berhasil meloloskan diri dari amukan para pelaku. 

Kekejaman pelaku tidak berhenti pada penganiayaan fisik. 

Sekitar pukul 04.30 Wita, Yos Barliansyah yang tinggal di sekitar lokasi mendengar keributan dan melihat pemandangan mengerikan. 

Sumber: Tribun Bali
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved