Adik Tikam Kakak Kandung hingga Tewas di Wamena Saat Pesta Miras Cap Tikus
Pesta miras di Wamena berujung tragis, adik tikam kakak hingga tewas gara-gara cekcok ponsel di Terminal Pasar Baru
Ringkasan Berita:
- Seorang pria berinisial DW (24) di Wamena tega menikam kakak kandungnya, Nerlus Wenda (28), hingga tewas usai cekcok soal ponsel saat pesta miras
- Peristiwa dipicu konsumsi minuman keras jenis cap tikus di Terminal Pasar Baru
- Pelaku kini ditangkap dan menjalani pemeriksaan polisi
TRIBUNNEWS.COM, PAPUA — Malam pesta minuman keras berujung tragedi berdarah di Terminal Pasar Baru Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan.
Seorang pria tega menghabisi nyawa kakak kandungnya sendiri setelah cekcok soal ponsel.
Korban, Nerlus Wenda (28), tewas mengenaskan setelah ditikam adiknya sendiri berinisial DW (24) pada Rabu (15/4/2026) dini hari sekitar pukul 05.00 WIT.
Peristiwa ini diduga kuat dipicu konsumsi minuman keras jenis cap tikus yang diminum bersama sejak malam sebelumnya di sekitar lokasi kejadian.
Cekcok Soal Ponsel Berujung Tikaman
Berdasarkan keterangan polisi, ketegangan mulai muncul ketika pelaku menanyakan keberadaan ponselnya kepada korban.
Namun korban mengaku tidak mengetahui.
Baca juga: Pelaku Penikaman Tewaskan Pria 67 Tahun di Johar Baru Jakpus Terancam 7 Tahun Penjara
Situasi langsung memanas hingga terjadi adu mulut antara keduanya.
Emosi pelaku tak terbendung.
Meski sempat dilerai oleh rekan-rekan di lokasi, DW tiba-tiba mengeluarkan pisau dan menusuk bahu kiri kakaknya.
Korban yang terluka parah sempat dibawa ke RSUD Wamena menggunakan ojek.
Namun nyawanya tidak berhasil diselamatkan.
Pelaku Ditangkap, Pisau Disita Polisi
Polisi yang menerima laporan sekitar pukul 06.55 WIT langsung bergerak ke lokasi dan rumah sakit.
Pelaku berhasil diamankan tak lama setelah kejadian.
Aparat juga menyita sebilah pisau yang diduga digunakan dalam penikaman tersebut.
Saat ini, DW masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolres Jayawijaya untuk mendalami motif dan kronologi lengkap kejadian.
Baca juga: Anomie di Ende: Penganiayaan dan Penikaman sebagai Cermin Ketimpangan Sosial
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/penikaman1221222.jpg)