Kamis, 23 April 2026

Profil dan Sosok

Sosok Bursah Zarnubi, Bupati Lahat yang Minta Sekretaris DPRD Mundur dari Jabatannya

Bupati Lahat, Bursah Zarnubi marah, minta kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) H. Safrani agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Editor: Nuryanti
Tribunnews/Danang Triatmojo
BUPATI MARAH - Bupati Lahat, Bursah Zarnubi selepas acara pengukuhan pengurus Apkasi masa bakti 2025-2030 di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (17/7/2025). Bupati Lahat, Bursah Zarnubi marah, minta kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) H. Safrani agar mengundurkan diri dari jabatannya. 

Ringkasan Berita:
  • Bupati Lahat, Bursah Zarnubi marah-marah setelah acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Selasa (21/4/2026).
  • Pemicunya, penundaan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di ruang rapat utama DPRD Lahat.
  • Dalam kemarahannya itu, ia meminta kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) H. Safrani agar mengundurkan diri dari jabatannya.

TRIBUNNEWS.COM - Dalam struktur pemerintahan Indonesia, bupati memegang peran strategis sebagai kepala daerah di tingkat kabupaten. 

Meskipun ruang lingkup kerjanya berada di wilayah administratif yang relatif terbatas, peran bupati memiliki dampak yang signifikan terhadap pembangunan nasional secara keseluruhan. 

Hal ini tidak terlepas dari konsep desentralisasi dan otonomi daerah yang memberikan kewenangan luas kepada pemerintah daerah untuk mengatur dan mengelola urusannya sendiri.

Baru-baru ini, Bupati Lahat, Bursah Zarnubi viral karena marah-marah setelah acara pelantikan pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan, Selasa (21/4/2026).

Ia meminta kepada Sekretaris DPRD (Sekwan) H. Safrani agar mengundurkan diri dari jabatannya.

Alasan kemarahannya karena penundaan pembahasan Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Tahun Anggaran 2025 yang sebelumnya dijadwalkan berlangsung di ruang rapat utama DPRD Lahat.

Penundaan itu dinilai mencoreng kinerja dan kedisiplinan pemerintahan daerah.

Bursah menilai Sekwan membuat rusuh rapat dengan DPRD tersebut.

"Mundur saja karena dia membuat rusuh antara kami dengan DPR, DPR kan datang dia tidak menghormati pergantian pejabat," kata Bursah Zarnubi, dikutip Instagram @sumsel.keras, Selasa, dilansir TribunSumsel.com.

Lantas seperti apa sosok Bursah Zarnubi?

Bursah Zarnubi lahir di Kabupaten Lahat, Sumatra Selatan pada 29 Januari 1959.

Baca juga: Marah-marah, Bupati Lahat  Minta Sekretaris DPRD Mundur dari Jabatannya

Usianya saat ini 67 tahun.

Pria yang menjabat sebagai Bupati Lahat periode 2025-2030 itu merupakan lulusan Ilmu Ekonomi Universitas Jayabaya 1983.

Dia pernah mengikuti Pelatihan Perantara Efek pada 1990 untuk memperluas cakrawala profesionalnya di sektor keuangan.

Bursah Zarnubi merupakan pendiri sekaligus Ketua Umum Perkumpulan Gerakan Kebangsaan (PGK).

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved