Sabtu, 2 Mei 2026

Hari Buruh

Massa Bakar Pos Polisi dan Videotron di Bandung, Damkar Sempat Terkendala Kericuhan

Proses pemadaman terhambat karena sejumlah massa itu masih berkumpul dan melakukan aksi anarkis di sekitar lokasi kejadian

Tayang:
Editor: Erik S

Ringkasan Berita:
  • Massa diduga anarko membakar pos polisi dan videotron di Tamansari-Cikapayang Bandung Jumat malam.
  • Pemadaman sempat terhambat kerusuhan, damkar berkoordinasi dengan polisi sebelum berhasil memadamkan api sekitar empat puluh menit.
  • Sekitar 150 massa merusak fasilitas, membawa molotov, tanpa korban jiwa, kini situasi telah diamankan.

TRIBUNNEWS.COM, BANDUNG - Massa yang diduga sebagai kelompok anarko membakar pos polisi dan videotron di simpang Tamansari-Cikapayang, Kota Bandung, Jawa Barat, Jumat (1/5/2026) malam.

Saat aksi kerusuhan berlangsung, kobaran api terlihat membumbung tinggi. Namun, proses pemadaman terhambat karena sejumlah massa itu masih berkumpul dan melakukan aksi anarkis di sekitar lokasi kejadian.

Kepala Bidang Pemadaman pada Damkarmatan Kota Bandung, Leonard mengatakan, terkait kebakaran tersebut pihaknya menerima laporan pada pukul 19.20 WIB, tetapi petugas tidak bisa langsung menuju ke lokasi akibat adanya kericuhan.

"Tadi kami agak terhambat, tapi sebenarnya pemadam tugasnya hanya memadamkan api. Tidak ada kepentingan lain-lain," ujarnya saat ditemui di lokasi kejadian, Jumat (1/5/2026) malam.

Dengan kondisi tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan pihak kepolisian untuk membuka jalur agar mobil damkar dapat melintas, kemudian setelah tiba di lokasi kejadian,  pihaknya langsung melakukan pemadaman.

"Alhamdulillah kita selesai tadi di jam 20.10 WIB, jadi kurang lebih 40 menit sudah selesai dipadamkan," kata Leonard.

Dalam kejadian tersebut, kata dia, ada dua bangunan yakni kios, pos polisi dan videotron yang hangus terbakar. Sementara untuk melakukan pemadaman, pihaknya menerjunkan tiga unit mobil damkar.

"Kebetulan di kiosnya ada gas juga. Untuk lebih lanjutnya kita lakukan investigasi terlebih dahulu dengan jajaran kepolisian," ucapnya.

Di sisi lain, pihaknya memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut dan saat ini, kobaran api yang sempat membumbung tinggi sudah berhasil dipadamkan.

"Sekarang sudah clear tinggal diamankan oleh kepolisian dan dibantu karena tadi kita di jalur oleh dengan kepolisian," ujar Leonard.

Massa Berjumlah 150 Orang

Polisi mencatat ada ratusan massa yang melakukan aksi kerusuhan di Jalan simpang Tamansari-Cikapayang, Kota Bandung saat peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day, pada Jumat (1/5/2026) malam.

Berdasarkan pantauan Tribun Jabar, dalam aksinya sejumlah massa nekat membakar pos polisi, videotron, dan kios yang jaraknya berdekatan hingga akhirnya kobaran api dipadamkan oleh petugas Damkar Kota Bandung dengan menurunkan tiga unit pemadam.

Baca juga: Kerusuhan May Day di Bandung, Massa Diduga Anarko Bakar Fasilitas Umum

Kapolda Jabar Irjen Pol Rudi Setiawan mengatakan, pada sore hari menjelang malam terlihat ada 150-an massa tidak dikenal dengan ciri-ciri berpakaian hitam, dan menutup muka yang melakukan aksi tersebut.

"Tentunya menutup muka ini berusaha untuk menghindar supaya tidak diketahui identitas yang kemudian membawa bahan bakar," ujarnya saat ditemui di lokasi, Jumat (1/5/2026) malam.

Sumber: Tribun Jabar
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved