Antrean Solar Mengular di Sumbar, Pedagang hingga Sopir Truk Mengeluh
Antrean panjang Bio Solar di Sumbar bikin sopir truk dan pedagang resah, distribusi barang ikut terganggu.
“PETI ini tidak hanya merusak lingkungan dan menimbulkan korban jiwa, tetapi juga menyentuh sektor lain, misalnya BBM. BBM kita di Sumbar jadi sulit didapat,” kata Helmi.
Sementara itu, Pertamina Patra Niaga memastikan stok Biosolar di wilayah Sumbar, khususnya Kota Padang, dalam kondisi aman.
Area Manager Communication, Relations & CSR Regional Sumbagut, Fahrougi Andriani Sumampouw, menyebut kepadatan terjadi akibat lonjakan kebutuhan dari sektor logistik dan angkutan barang dalam waktu bersamaan.
Pertamina juga mengklaim telah meningkatkan penyaluran harian Biosolar hingga 18 persen di atas rata-rata normal selama Mei 2026.
“Masyarakat diimbau untuk melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan agar distribusi energi dapat berjalan optimal dan merata,” ujarnya.
(TribunPadang/Tribunnews)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Antrean-panjang-Bio-Solar-di-Sumbar-bikin-sopir-truk-dan-pedagang-resah.jpg)