Polio Jadi Masalah Kesehatan Masyarakat, Pakar Sebut Dampak dari Pandemi
Terlalu fokusnya seluruh pemerintah di dunia ini dalam program vaksinasi Covid-19 sehingga mengabaikan program vaksinasi primer lain, seperti polio.
Penulis:
Aisyah Nursyamsi
Editor:
Willem Jonata
Laporan Wartawan Tribunnews.com, Aisyah Nursyamsi
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Saat ini polio kembali menjadi masalah kesehatan masyarakat secara global.
Menurut Peneliti Keamanan dan Ketahanan Kesehatan Global Dicky Budiman situasi ini berkaitan karena pandemi Covid-19.
"Karena dampak buruk pandemi. Terlalu fokusnya seluruh pemerintah di dunia ini dalam program vaksinasi Covid-19 sehingga mengabaikan program vaksinasi primer lain, seperti polio," ungkapnya pada Tribunnews, Kamis (30/3/2023).
Situasi ini, kata Dicky berakibat tidak tercapainya target dari vaksinasi polio.
Baca juga: KLB polio: 3,9 juta balita di Jawa Barat akan diimunisasi setelah temuan kasus di Purwakarta
Selain itu, tidak tercapainya vaksinasi menimbulkan kerawanan dari sebaran virus polio.
Apalagi virus polio liar masih ada di lingkungan Indonesia.
Virus polio kerap ditemukan di air, terutama karena buruknya sistem pembuangan limbah.
"Ditambah orang yang bahkan karena minimnya deteksi, tidak bergejala, asimtomatik, sering kali membawa virus kemana-mana," paparnya lagi.
Selain itu menurut Dicky, Indonesia masih termasuk lemah dalam sistem deteksi kesehatan.
Beberapa indikasi di atas menjadi pemicu kenapa polio ini masih ada di Indonesia.
Lebih lanjut, Dicky menjelaskan jika tidak tercapainya vaksin karena masih ada beberapa isu yang ditemukan di beberapa daerah.
Seperti masih mempertanyakan halal dan haram, terpengaruh infodemik (kelebihan informasi), konspirasi dan sebagainya.
Beberapa isu ini pun akhirnya menjadi pemicu kembalinya kasus polio.
"Bagaimana menangani? Pemerintah sendiri harus menangani manajemen vaksinasi dan masalah komunikasi risiko," pungkasnya.
Cacing Masuk ke Dalam Tubuh Manusia Lewat Sayur yang Tak Dicuci Bersih dan Ikan Mentah |
![]() |
---|
Virus Nipah Bisa Masuk Indonesia? Ahli Ungkap Risiko dan Cara Pencegahannya |
![]() |
---|
Anggarkan Rp 300 Triliun di 2026 untuk Program Makan Bergizi Gratis, Worth It atau Boros Anggaran? |
![]() |
---|
Wabah Chikungunya di China Tembus 7.000 Kasus, Pemerintah Terapkan Langkah Mirip Pandemi COVID-19 |
![]() |
---|
Benarkah Sound Horeg Bisa Picu Kematian? Ini Penjelasan Pakar Kesehatan |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.