Rabu, 15 April 2026

Buku 'Filsafat Cinta', Kegelisahan Werdhi Sutisari Melihat Begitu Banyak Orang Terluka oleh Cinta

Betapa cinta yang tidak dipahami dengan benar justru berujung pada frustrasi, kehancuran masa depan, hingga perceraian. 

Tribunnews.com/Bayu Indra Permana
FILSAFAT CINTA - Werdhi Sutisari bersama dengan Shayan dalam perilisan buku Filsafat Cinta dan lagu Bayangan Cinta, di kawasan Bogor Jawa Barat, Minggu (14/12/2025). 

Karena itu, Filsafat Cinta ia tujukan sebagai ajakan untuk sadar bahwa cinta sejati tidak menjatuhkan, melainkan membebaskan.

Fenomena perselingkuhan yang belakangan marak di Indonesia, baik di kalangan publik figur maupun masyarakat umum, juga menjadi perhatian Tisa. 

Dalam bukunya, ia mengulas tahapan dan progres cinta agar pembaca bisa lebih peka mendeteksi sejak awal apakah hubungan yang dijalani berlandaskan cinta sejati atau sekadar hasrat sesaat.

“Ketika kita paham apa sesungguhnya cinta, kita bisa tahu dari awal ini cinta atau nafsu. Kalau nafsu, pasti akan berubah dan menyakitkan,” jelasnya. 

Tisa juga menegaskan bahwa Filsafat Cinta bukan buku ratapan atau kesedihan, melainkan karya yang lahir dari keberanian untuk berdamai dengan kegagalan. 

Melalui buku ini, Tisa menaruh harapan besar agar masyarakat Indonesia bisa lebih dewasa memaknai cinta. 

Perilisan buku ini di barengi dengan peluncuran lagu 'Bayangan Cinta' yang dibawakan oleh Shayan.

"Nggak, nggak, sebenarnya kan (makna lagu) enggak sesuai kan enggak, maksudnya enggak persis gitu, cuman bisa diinterpretasikan dengan yang searah gitu," kata Shayan

"Jadi kena feel-nya, istilahnya kayak gitu. Sama banyakin galau aja sih," lanjutnya.

(Tribunnews.com/ Bayu Indra Permana)

 

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved