Banjir Bandang di Sumatera
Konser Amal Para Musisi Kumpulkan Rp17 Miliar untuk Banjir Sumatera
Ratusan musisi bersatu di panggung, Rp17 Miliar donasi terkumpul, BNPB catat 1.068 korban jiwa dan 537 ribu pengungsi banjir Sumatera.
Sedianya bantuan akan disalurkan melalui mitra nasional seperti PMI, Rumah Zakat, Save The Children, Miyara Sumatera, Yayasan Matauli, dan WWF, serta jaringan lokal di wilayah terdampak.
Baca juga: Uya Kuya Selesaikan Tesis dalam Waktu 3 Bulan Dinilai Lita Gading Tak Masuk Akal, 4 Poin Ini Disorot
1.068 Korban Jiwa, 537 Ribu Pengungsi Masih Bertahan
Gelombang kepedulian publik melalui konser para musisi berjalan beriringan dengan laporan resmi pemerintah mengenai dampak banjir bandang dan longsor yang melanda Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat pada akhir November hingga awal Desember 2025.
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) merilis data terbaru pada Kamis sore, 18 Desember 2025, terkait perkembangan bencana di tiga provinsi tersebut.
Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari menyebut jumlah korban meninggal dunia kini mencapai 1.068 jiwa, setelah bertambah 9 orang dari laporan sehari sebelumnya.
Rinciannya, tiga korban ditemukan di Aceh Utara, dua di Aceh Timur, satu di Tapanuli Selatan, satu di Langkat, satu di Agam, dan satu di Padang Pariaman.
Selain itu, jumlah korban hilang tercatat 190 orang, sementara jumlah pengungsi berkurang menjadi 537.185 jiwa, dengan proporsi terbesar masih di Aceh.
“Untuk jumlah saudara-saudara kita yang masih bergantung di titik-titik dan tempat-tempat pengungsian itu berjumlah 537.185 jiwa,” ujar Muhari.
Ia menambahkan, hingga saat ini terdapat 27 kabupaten/kota yang masih menetapkan status tanggap darurat, terdiri dari 12 daerah di Aceh, 8 daerah di Sumut, dan 7 daerah di Sumbar.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Konser-amal-untuk-korban-banjir-Sumatera-di-Avenue-of-the-Stars-Lippo-Mall-Kemang-Jakarta.jpg)