Ammar Zoni Terjerat Narkoba
Ammar Zoni Langsung Buang Muka Disinggung Absennya Kamelia di Sidang Lanjutan Kasus Narkoba
Respons cuek Ammar Zoni disinggung ketidakhadiran Kamelia di sidang lanjutan kasus narkobanya.
"Kami sebagai PH (Penasihat Hukum) nanti akan membuat tanggapan juga terhadap repliknya, namanya duplik," ujar Jon.
"Ya, itu ya masing-masing lah. Memang ada tupoksinya masing-masing," lanjutnya.
Baca juga: Alasan Ammar Zoni Tak Ingin Putus Silaturahmi dengan Irish Bella
Ia menegaskan penolakan dari jaksa bukanlah akhir dari proses hukum yang berjalan.
Menurutnya, putusan akhir sepenuhnya berada di tangan majelis hakim yang akan menilai berdasarkan fakta persidangan dan ketentuan hukum yang berlaku.
"Kalau dia menolak berarti dia mencabut tuntutan. Itu memang haknya Jaksa sesuai dengan tupoksinya. Nah, yang ambil keputusan itu adalah hakim, tentu berdasarkan fakta persidangan dan aturan-undang," jelas Jon.
Dalam sidang replik, JPU menyebut fakta-fakta hukum yang terungkap selama persidangan tidak dapat disangkal, termasuk keterangan dari para saksi yang berada di luar berkas perkara.
"Kami mohon supaya majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menyatakan menolak segala pembelaan atau pleidoi dari penasihat hukum para terdakwa, serta memutus perkara sesuai dengan amar tuntutan pidana yang kami ajukan," ungkap JPU dalam sidang.
Kamelia Sempat Dicuekin di Sidang Sebelumnya
Sikap dingin Ammar terhadap sang kekasih telah ditunjukkan dalam sidang sebelumnya, Kamis (2/4/2026) lalu.
tak seperti sidang-sidang sebelumnya, kali ini, Ammar dan Kamelia tampak terang-terangan seolah menjaga jarak.
Kamelia yang biasanya langsung maju memeluk kekasihnya setelah sidang, tak segera melakukan itu.
Bahkan, ketika Ammar sudah selesai menyapa dan memeluk pendukungnya, ia hanya menyalami Kamelia begitu saja.
Ammar tak sedikitpun menatap mata kekasihnya itu.
"Makasih ya," ucapnya singkat tanpa memandang Kamelia.
Sementara Kamelia sempat sesaat menahan jabat tangan Ammar sebelum melepaskannya.
Setelah saling bersalaman, Ammar langsung bergegas masuk ke dalam ditemani seorang petugas kejaksaan.