TAG
Djoko Setijowarno
Berita
Foto (1)
-
Pemerintah Pusat dan Pemda Diminta Sinergi Benahi Transportasi Umum di Wilayah Bodetabek
Kemacetan berkelanjutan yang masih mendera Jakarta tidak terlepas dari peran warga Bodetabek yang beraktivitas di Jakarta.
-
Pengamat Prihatin Soal Kondisi Transportasi Umum di Bodetabek: Pemda Tak Seius Benahi
Kondisi transportasi umum di Bogor, Depok, Tangerang dan Bekasi belum sebaik Jakarta.
-
MTI Sebut TransJakarta Bisa Jadi Contoh Bagi Daerah untuk Kelola Transportasi Umum
MTI menilai TransJakarta bisa menjadi kiblat daerah untuk membuat sistem transportasi umum seperti Bus Rapid Transportation (BRT).
-
Ada Wacana 25 Ruas Tol Bakal Lakukan Penyesuaian Tarif Baru, MTI Beri Tanggapan
Badan Pengatur Jalan Tol (BPJT) dikabarkan tengah mengkaji rencana penyesuaian tarif 25 ruas tol pada tahun 2023.
-
Pemerintah Diminta Berikan Subsidi Kendaraan Listrik ke Masyarakat Daerah Kesulitan Akses BBM
Subsidi mobil listrik disarankan untuk konsumen di daerah yang mengalami kesulitan mengakses Bahan Bakar Minyak (BBM).
-
MTI: Saatnya Mengembangkan Transportasi Logistik Berbasis Rel
Ketua Bidang Advokasi dan Kemasyarakatan MTI, Djoko Setijowarno mengatakan, saat ini sistem logistik nasional masih banyak masalah.
-
Rp 5 Triliun Subsidi untuk Kendaraan Listrik Itu Nggak Adil, Alihkan Saja ke Transportasi Umum!
Lebih baik Rp 5 triliun alokasi subsidi sebesar itu dialihkan untuk membenahi transportasi umum.
-
Atasi Kemacetan, Gibran Diminta Optimalkan Bus BST daripada Bangun Jalan Tol Lingkar Timur-Selatan
Menurut Djoko, tol yang diklaim untuk mengatasi kemacetan ini, tidak efektif dibangun, tol ini akan melewati Klaten, Sukoharjo, dan Karanganyar.
-
Pengamat Transportasi: Subsidi Tarif KRL Jabodetabek Harus Tepat Sasaran
subsidi transportasi umum sejatinya diberikan kepada warga yang dalam mobilitas kesehariannya menggunakan transportasi umum saat bekerja.
-
Singgung Subsidi Terlalu Besar hingga Pemerataan, Pengamat Respons Positif Wacana Kenaikan Tarif KRL
Pengamat kritik polemik wacana kenaikan tarif KRL Jabodetabek. Pengamat singgung perihal subsidi terlalu besar hingga pemerataan di Indonesia.
-
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung Menuai Banyak Kontroversi, Ini Pandangan Pengamat Transportasi
Proyek Kereta Cepat Jakarta-Bandung (KCJB) yang kini tengah dikebut pengerjaannya, menuai banyak kontroversi.
-
Jelang Libur Natal dan Tahun Baru, Pemerintah Diminta Perhatikan Keamanan Bus Pariwisata
Untuk bus pariwisata yang menempuh jarak jauh, sudah seharusnya terdapat minimal setidaknya dua orang sopir.
-
Tarif KRL Dikabarkan Akan Naik, Pengamat: UMR dan Cukai Sudah Naik, Masa Angkutan Umum Tidak Naik
Dikabarkan, kenaikan tarif KRL Commuter Line akan meningkat dari Rp 3.000 untuk 25 kilometer pertama menjadi Rp 5.000.
-
Hunian Berbasis TOD Dinilai Dapat Atasi Persoalan Kemacetan Jakarta
Hunian berbasis transit oriented development (TOD) dinilai dapat mendukung aktivitas pekerja dan mengatasi kemacetan di Jakarta.
-
Soal Kecelakaan Maut Truk di Bekasi, Pengamat: Negara Masih Abai Terhadap Keselamatan Lalu Lintas
Pengamat Transportasi Djoko Setijowarno memberikan pandangannya terkait kecelakaan maut truk yang terjadi di Kota Bekasi, Jawa Barat.
-
MTI: Motor Matik Berpotensi Kecelakaan di Turunan Curam
Adanya potensi kecelakaan bagi pengguna sepeda motor bertransmisi otomatis atau skutik (matik) yang melintasi jalur turunan curam.
-
Pengembangan Stasiun Manggarai Jadi Stasiun Sentral Butuh Waktu Minimal 5 Tahun
Pengembangan Stasiun Manggarai menjadi Stasiun Sentral dinilai masih memungkinkan untuk dilakukan pada 5-10 tahun mendatang.
-
Banyak PR Jika Ingin Jadikan Manggarai Stasiun Sentral: Akses Jalan Sempit, Lahan Parkir Terbatas
Akses jalan dan kapasitas jalan di sekitar Stasiun Manggarai tidak jauh berbeda dengan di Stasiun Gambir.
-
Kelelahan Pengemudi Jadi Faktor Kecelakaan Bus, Perlunya Mengatur Waktu Kerja Sesuai Undang-Undang
Sejumlah kecelakaan bus yang terjadi di berbagai daerah di Tanah Air menjadi perhatian, waktu kerja pengemudi harus diperhatikan
-
Penyelidikan Kecelakaan Transportasi Umum Harus Tuntas dan Beri Efek Jera
Saat ini sekitar 60 persen (terutama di daerah luar Jawa) banyak sekali operasi Bus Wisata dengan nomor kendaraaan luar daerahnya
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved