TAG
Pengamat
Berita
-
Siapa Pengganti Azis Syamsuddin Sebagai Wakil Ketua DPR? Berikut Kata Pengamat
Pengamat politik sekaligus pendiri Lembaga Survei KedaiKOPI Hendri Satrio turut memberikan analisisnya terkait dengan kandidat
-
Pengamat: Demokrasi Indonesia Masih Prosedur, Belum Substansial
Ia sependapat dengan pihak yang menyebut bahwa demokrasi di Indonesia masih sebatas prosedural, dan belum mengarah ke substansial.
-
Pengamat Nilai Ada Tiga Kader PAN Layak Perkuat Tim Ekonomi Kabinet Indonesia Maju
Hatta Rajasa, Didik Rachbini, dan Drajad Wibowo dinilai pengamat layak untuk memperkuat tim ekonomi kabinet Jokowi.
-
Puan Pakai Baju Adat Bundo Kanduang, Pengamat: Mungkin Ingin Mengobati Rasa Kecewa Masyarakat Sumbar
Pengamat nilai Puan Maharani memakai pakaian adat Bundo Kanduang untuk mengobati rasa kekecewaan warga Sumbar.
-
Serapan Tenaga Kerja Merosot Tajam, Ekonomi Amerika Serikat Masih Loyo
Pengamat pasar modal Hans Kwee mengatakan, sepanjang Juli 2021, perekonomian Amerika Serikat (AS) hanya mampu menyerap 330.000 tenaga kerja.
-
PPKM Diperpanjang, Pengamat : Pemerintah Harus Bantu Warga yang Termiskinkan Karena Kebijakan
Pemerintah jangan hanya bisa untuk membuat kebijakan, tapi juga harus membantu masyarakat yang terdampak dari kebijakan PPKM tersebut.
-
Pengamat: DPR Harus Jelaskan ke Publik Jika Tidak Ada Fasilitas Hotel untuk Isoman
Pangi meminta pihak DPR, memberi penjelasan kepada publik terkait fasilitas hotel untuk anggota Dewan yang terpapar Covid-19.
-
Strategi Penanganan Pandemi, Pengamat Sebut Harusnya Diberlakukan Lockdown Ketat Sejak Awal
Di tengah laju penyebaran virus yang meningkat, dirinya melihat, masih banyak masyarakat yang dengan bebas melakukan mobilitas.
-
Soal Pembatasan TKA Masuk Indonesia, Pengamat: Akhirnya Pemerintah Dengar Suara Rakyatnya
Anwar menilai, keputusan ini merupakan langkah yang tepat mengingat saat ini pandemi Covid-19 di Indonesia masih belum menunjukan tanda penurunan.
-
Pemerintah Larang TKA Masuk Indonesia, Pengamat: Semoga Kebijakan Ini Dilaksanakan Konsisten
Pengamat penerbangan Alvin Lie menyambut baik keputusan pemerintah soal larangan TKA masuk Indonesia dalam masa PPKM Darurat.
-
Anies Baswedan Diprediksi Masuk NasDem Jelang 2024, Ini Analisis Pengamat Ujang Komaruddin
Pengamat Politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin prediksi Anies akan memilih masuk ke Partai NasDem.
-
Pengamat Nilai Maraknya Politik Identitas Jadi Faktor Menurunnya Indeks Demokrasi
Pengamat nilai tren menurunnya indeks demokrasi di Indonesia menjadi satu di antara tantangan reformasi yang harus segera diselesaikan.
-
Penyebutan Bipang Ambawang Tuai Polemik, Pengamat Sarankan Jokowi Evaluasi Tim Komunikasi
Polemik bipang ambawang, pengamat komunikasi politik sarankan Presiden Jokowi mengevaluasi tim komunikasinya.
-
Pengamat: Yenny dan Gus Yaqut Figur Representatif, Apa Siap Terbuka Melawan Cak Imin?
Pengamat menilai Yenny dan Gus Yaqut bisa jadi sosok kunci dan sama-sama representasi NU, tapi apa siap melawan Cak Imin secara terbuka ?
-
Pengamat Pendidikan Nilai Nadiem Makarim Jangan Direshuffle: Muda, Berani dan Visioner
Pengamat nilai tidak ada dasar yang kuat untuk mengganti Nadiem Makarim sebagai Mendikbud, belum ada Mendikbud sebagus Nadiem.
-
Pengamat Sebut Konflik di Demokrat Harus Diselesaikan Berdasar Mekanisme Hukum
Pengamat sebut konflik yang terjadi di Partai Demokrat harus diselesaikan berdasarkan mekanisme hukum.
-
Bukan Hal Mustahil, Pengamat: Indonesia Bisa Jadi Raja Baterai Dunia
Pengamat sebut Indonesia bisa jadi pemain besar di industri baterai untuk kendaraan mobil listrik maupun sistem penyimpanan listrik.
-
Kasus Cai Changpan Kabur, Kalapas Tangerang Dapat Promosi, 2 Anak Buah Jadi Tersangka,Pengamat Heran
Direktur Eksekutif IPR, Ujang Komarudin menyoroti jabatan Kalapas Tangerang Jumadi yang dapat promosi padahal ada kasus kaburnya Cai Changpan.
-
Pengamat: Seharusnya Freeport Sudah Selesai Membangun Smelter
Ketiga, Freeport mendapatkan perpanjangan waktu dalam membangun smelter dalam lima tahun. Ini jelas melanggar Undang-Undang Minerba.
-
Pengamat: Perlu Kajian Ilmiah untuk Luruskan Informasi Keliru Produk Tembakau Alternatif
Informasi yang simpang siur terhadap produk ini muncul lantaran belum banyak kajian ilmiah lokal.
© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved