TOPIK
Dimas Kanjeng Ditangkap
-
Terdakwa penipuan dengan modus penggandaan uang dan pembunuhan dua pengikutnya, Dimas Kanjeng Taat Pribadi akan menjalani sidang perdana
-
Sidang perdana dugaan penipuan dengan terdakwa Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang rencananya digelar besok ditunda hingga Kamis (16/2/2017).
-
Berkas perkara penyidikan Dimas Kanjeng Taat Pribadi yang diduga sebagai otak pembunuhan dua pengikutnya, Ismail Hidayah dan Abdul Gani dilimpahkan
-
Pada bulan ke-9 tahun 2016, bulan September, media massa diramaikan dengan berita, seorang guru yang disebut-sebut bisa menggandakan uang.
-
Dimas Kanjeng Taat Pribadi tersangka penipuan dengan modus penggandaan uang yang dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap
-
Dimas Kanjeng Taat Pribadi, Hari Ini (22/12/2016) akan dihadirkan sebagai saksi, dalam persidangan kasus pembunuhan terhadap 2 orang pengikutnya.
-
Penyidik Polda Jawa Timur telah melimpahkan berkas Taat Pribadi dalam kasus pembunuhan Abdul Ghani ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
-
Tim penyidik Polda Jawa Timur telah mengurus surat penyitaan di Pengadilan Negeri Probolinggo untuk menyita semua aset yang berada di padepokan.
-
Untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan penjarahan aset saat penutupan dan penyitaan, pihak kepolisian telah meningkatkan keamanan di lingkungan pa
-
Pemerintah Kabupaten Probolinggo hingga kini kesulitan meminta para pengikut Dimas Kanjeng untuk kembali ke kampung halaman mereka.
-
Penyidik Ditreskrimum Polda Jatim menyita 24 aset milik Dimas Kanjeng Taat Pribadi diduga dibeli dari uang hasil menipu dengan modus penggandaan uang.
-
Dengan demikian, Dimas Kanjeng Taat Pribadi saat ini menyandang status tersangka dalam 3 kasus yang berbeda.
-
Setelah ditetapkan sebagai tersangka kasus pembunuhan dan penipuan, Dimas Kanjeng menjadi tersangka atas dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).
-
Hingga saat ini sekitar 600 orang pengikut Dimas Kanjeng Taat Pribadi bertahan di padepokan.
-
Pemerintah Daerah Kabupaten Probolinggo mengaku kesulitan membendung para pendatang yang tidak memiliki dokumen kependudukan ini.
-
Lama tak menampakkan diri di publik, Dimas Kanjeng Taat Pribadi pelaku penipuan berkedok penggandaan uang akhirnya muncul.
-
Dimas Kanjeng Taat Pribadi menjadi tersangka kasus pembunuhan dan penipuan. Ia berpotensi tersangkap tidnak pidana pencucian uang.
-
tim kuasa hukum membacakan beberapa hal yang memojokkan JPU dan mengklaim ada pelanggaran hukum selama proses penyelidikan hingga penyidikan.
-
Ditreskrimum Polda Jatim akhirnya melimpahkan satu berkas penipuan ke Kejaksaan Tinggi Jawa Timur.
-
Pemilik rumah tersebut hingga kini masih buron. Diduga sang pemilik rumah kabur membawa uang di dalam bungker.
-
Begitu pandainya Dimas Kanjeng mengelabui pengikutnya, namun siapa sangka Taat Pribadi kecil bukanlah sosok yang pintar dari segi akademis.
-
Penyidik Ditreskrimum Polda Jawa Timur memburu Ismail Marzuki, pengikut setia Dimas Kanjeng Taat Pribadi.
-
Sidang kasus pembunuhan dua pengikut Taat Pribadi kembali digulir di Pengadilan Negeri Krasaan Probolinggo, Jawa Timur.
-
Satu persatu orang di balik penipuan Taat Pribadi diketahui. Satu lagi orang dekat Taat Pribadi dijadikan tersangka oleh penyidik Polda Jatim.
-
Para terdakwa pembunuhan Abdul Gani dan Ismail Hidayah mengaku mendapat kekerasan saat diperiksa di Polres Probolinggo.
-
Sidang sempat terhenti beberapa saat, setelah ada kesalahapahaman antara Ketua Majelis dan Kuasa Hukum terdakwa.
-
Dimas Kanjeng Taat Pribadi diduga menggunakan berbagai peralatan untuk mengelabui korban serta pengikutnya. Polisi sudah merilis beberapa di antaranya
-
Setelah memeriksa penjahit jubah Taat Pribadi, Penyidik Polda Jawa Timur juga memeriksa AS, pembuat Pulpen Laduni yang merupakan salah satu alat Taat
-
Marwah Daud Ibrahim diperiksa selama tujuh jam dan diberi 15 pertanyaan oleh penyidik.
-
Tujuh mahaguru abal-abal yang direkrut Dimas Kanjeng Taat Pribadi santai saat berada di Polda Jawa Timur