TOPIK
Umrah Saat Pandemi
-
Masjidil Haram resmi dibuka dengan kapasitas penuh, momen petugas cabut stiker jaga jarak menjadi viral.
-
Masjidil Haram akan segera menuju normalitas setelah pemerintah Arab Saudi melonggarkan pembatasan Covid-19.
-
Kemenkes koordinasi dengan Arab Suadi soal integrasi data PeduliLindungi jemaah umrah dengan aplikasi Tawakalna.
-
Pemerintah Arab Saudi akhirnya memberikan lampu hijau pelaksanaan ibadah umrah bagi jamaah dari Indonesia.
-
Pemerintah Arab Saudi secara resmi kembali membuka pintu bagi jemaah umrah asal Indonesia.
-
Kedutaan Besar Arab Saudi di Jakarta menyampaikan Nota Diplomatik mengenai dibukanya kembali pelaksanaan ibadah umrah bagi jemaah asal Indonesia.
-
kebijakan kembali membuka jemaah umrah oleh pemerintah kerajaan Arab Saudi untuk Indonesia tidak lepas dari semakin terkendalinya penanganan Covid
-
Pelaksanaan Ibadah Umrah kembali dibuka bagi jamaah Indonesia, simak penjelasan mengenai persyaratan bagi jamaah Indonesia di artikel ini.
-
Arab Saudi akan mengenakan denda Rp 28 juta bagi jemaah umrah tanpa izin, dan memasuki Masjidil Haram harus mendapatkan izin melalui aplikasi
-
Pemerintah Arab Saudi mengumumkan mulai menerima jemaah umrah dari luar negeri mulai Senin (9/8/2021)
-
Umrah saat pandemi tak mudah bagi penyelenggaran perjalanan haji dan umrah (PPIU). Karenanya diharapkan ada perhatian pemerintah.
-
Arab Saudi melarang WNA dari 20 negara termasuk Indonesia masuk negaranya. Bagaimana nasib ratusan jemaah umrah Indonesia yang masih ada di sana?
-
Jemaah umrah Indonesia kembali tertunda keberangkatannya karena Indonesia termasuk daftar 20 Negara yang tidak diperkenankan masuk Arab Saudi.
-
Pemerintah Saudi memberikan kelonggaran persyaratan bagi warga negara Indonesia (WNI) calon jemaah umrah berusia diatas 50 tahun.
-
Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas mengungkap hingga 11 Januari 2021 telah diberangkatkan 1.090 jemaah umrah ke Arab Saudi.
-
Kementerian Agama melakukan penyesuaian tarif referensi umrah di tengah pandemi Covid-19. Berapa tarif baru selama pandemi?
-
Jemaah umrah asal Indonesia diperkirakan akan kembali bisa diberangkatkan ke Arab Saudi, setelah tanggal 20 November 2020.
-
Pemerintah Arab Saudi telah menerbitkan visa umrah bagi jemaah yang terjadwal berangkat pada 22 November ini.
-
Ada pengalaman berbeda dirasakan jemaah umrah saat pandemi covid-19. Waktu ibadah yang singkat hingga ketatnya aturan protokol kesehatan.
-
Indonesia kembali diberi kesempatan untuk memberangkatkan jamaah umrah pada 22 November 2020 mendatang. Usai Arab Saudi menghentikan sementara visa.
-
Pemerintah Kerajaan Arab Saudi menghentikan sementara penerbitan visa
umrah untuk calon jemaah umrah asal Indonesia.
-
Sebanyak 13 jemaah umrah Indonesia yang positif Covid-19 telah menjalani 10 hari masa karantina.Jumat (13/11/2020), hasil tes Covid-19 keluar.
-
- Konjen RI Eko Hartono mengabarkan bahwa kondisi tiga jemaah umrah asal Indonesia yang positif Covid-19 dalam keadaan stabil.
-
Tiga jemaah umrah asal Indonesia yang dinyatakan positif Covid-19 setelah menjalani tes swab ulang di Arab dikabarkan kondisinya sehat.
-
Tiga jemaah umrah yang positif usai dites ulang ini diduga gejalanya muncul tidak dari tanah air.
-
Kabar 3 orang jemaah umrah yang positif virus corona usai dilakukan tes ulang setibanya di Makkah Arab Saudi dikonfirmasi Amphuri.
-
Dari 224 orang jemaah asal Indonesia, tidak semuanya bisa melaksanakan ibadah umrah. Tercatat tiga di antara mereka dinyatakan positif Covid-19.
-
Tiga jemaah umrah asal Indonesia dinyatakan positif Covid-19 di Makkah, Arab Saudi. Bagaimana nasib mereka? Bisakah melanjutkan ibadah umrah?
-
Nah, bagaimana jika ada calo jemaah yang terindikasi reaktif covid? Bagaimana aturannya? Bisa kembalikah uangnya?
-
Sampai saat ini belum ada kuota resmi atau jumlah pasti yang diberikan pemerintah Arab Saudi kepada jemaah Indonesia yang nisa umrah selama pandemi.
© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved