Sabtu, 30 Agustus 2025

Tribunners / Citizen Journalism

OTT Menggerus “Cuan” Operator

Indonesia termasuk tertinggi dalam menerapkan regulatory cost, karena dunia umumnya memungut hanya sekitar 9%. 

|
TRIBUN JOGJA/HASAN SAKRI GHOZALI
Ilustrasi. Axis diakuisisi XL Axiata, Indosat dan Tri sudah jadi IOH (Indosat Ooredoo Huthcison) dan kini XL Axiata akan merger dengan Smartfren menjadi PT XL Smart Sejahtera (XL Smart), sehingga beberapa bulan lagi hanya akan ada tiga operator, Telkomsel, IOH dan XL Smart. 

Tahun 2029 pengguna layanan OTT di negeri kita akan mencapai 189,5 juta dengan ARPU (pendapatan rata-rata dari tiap pengguna) sebesar 9,17 dollar AS. Pasar video OTT akan mengalami pertumbuhan signifikan karena produksi konten lokal semakin diminati khalayak.

Negara lain, semisalnya Italia dan negara-negara anggota Komisi Eropa dan Amerika Serikat sudah menikmati manisnya cuan OTT. Indonesia, jika berhasil memungut semacam pajak bagi OTT sebesar 1,25 persen seperti halnya BHP USO, kas negara bisa mendapat sedikitnya Rp 150 miliar yang akan bertambah setiap tahunnya.

 

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan