Tribunners / Citizen Journalism
Peluang Pembentukan Bidang Khusus Koperasi Syariah
Kemenkop buka peluang bentuk bidang khusus koperasi syariah untuk perkuat BMT dan wujudkan transformasi ekonomi berkeadilan.
Ferry Juliantono
Menteri Koperasi mulai menjabat 8 September 2025
Informasi pribadi
Lahir
Jakarta, 27 Juli 1967 (umur 58)
Domisili di Jakarta
- Wakil Menteri Koperasi masa jabatan 21 Oktober 2024-8 September 2025
- Pernah menjadi Sekretaris Jenderal Syarikat Islam (SI) periode 2021-2026.
- Terpilih sebagai Ketua Umum Ikatan Alumni Universitas Padjdjaran (IKA Unpad) 2024-2028 secara Aklamasi.
- Politikus Partai Gerindra
TRIBUNNEWS.COM - Peluang pembentukan bidang khusus koperasi syariah di Kementerian Koperasi. Langkah ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ekosistem koperasi syariah, termasuk Baitul Maal wat Tamwil (BMT), dalam transformasi ekonomi nasional.
Saat ini sedang diupayakan reformasi bidang khusus koperasi syariah, dan membuka peluang pembentukannya di level kementerian. Apalagi kalau di level kementerian naik (menjadi level 2), saya akan punya keleluasaan untuk mempertimbangkan itu.
Soal transformasi koperasi, langkah perubahan ini dimaknai Kementerian Koperasi sebagai pergeseran sistem ekonomi nasional dari kapitalistik liberal menuju sistem ekonomi yang sesuai dengan amanat Pasal 33 UUD 1945.
Transformasi ini adalah langkah perubahan yang kami di Kemenkop maknai sebagai perubahan sistem ekonomi.
Semula sistem ekonomi kapitalistik liberal, sekarang sesuai arahan Presiden kita akan membalikkan lagi menjadi sistem dan praktik ekonomi yang sesuai dengan amanat konstitusi.
Arah kebijakan ini merupakan wujud keinginan Presiden untuk mentransformasi sistem ekonomi kapitalistik agar kembali pada praktik ekonomi yang menghidupkan banyak orang, termasuk koperasi dan BMT.
Ini wajah dari pelaksanaan amanat sebagai bagian dari keinginan Presiden untuk mentransformasi sistem ekonomi kapitalistik yang hanya menguntungkan segelintir orang. Kita kembalikan supaya menjadi sistem yang bisa menghidupkan orang banyak, termasuk di dalamnya BMT dan koperasi.
Koperasi akan menjadi badan usaha yang mampu mengejar ketertinggalan dari BUMN dan sektor swasta. Kementerian, lanjutnya, akan terus memperkuat sinergi dengan seluruh gerakan koperasi agar menjadi kekuatan ekonomi rakyat yang tangguh.
Harapannya dengan Musyawarah Nasional (Munas) V dan Silaturahmi Nasional (Silatnas) 2025 Perhimpunan Baitul Maal wat Tamwil (BMT) di Kulonprogo, Yogyakarta, 15–17 Oktober 2025 ini, kami dari Kementerian Koperasi akan terus melakukan sinergi memperkuat satu sama lain.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Menteri-Koperasi-Ferry-Juliantono-saat-menghadiri-Munas-V-dan-Silatnas-Perhimpunan-BMT-Indonesia.jpg)