Rabu, 21 Januari 2026

Tribunners / Citizen Journalism

Quantum Computing Menjadi Game Changer Dunia

Perkembangan teknologi komputer kuantum sedang berada pada ambang lompatan besar dalam sejarah sains dan teknologi.

Editor: Sanusi
HO
Tenaga Profesional Bidang Sumber Kekayaan Alam Lemhannas RI, Edi Permadi 

Tanpa kebijakan yang cukup jelas, pendidikan yang relevan, dan dukungan infrastruktur yang memadai, kemampuan nasional untuk beradaptasi akan sangat terbatas. Padahal, penguasaan teknologi kuantum akan menjadi salah satu indikator utama kedaulatan digital dan ketahanan nasional di masa depan, selain dari artificial intelligence, blockchain, bigdata dan teknologi lainnya.

Gangguan Quantum Computing bagi Indonesia

Gangguan yang ditimbulkan oleh kemajuan teknologi komputer kuantum tidak selalu bersifat langsung, tetapi dapat berlangsung secara perlahan dan tersembunyi. Salah satu ancaman paling berbahaya adalah strategi yang dikenal dengan istilah harvest now, decrypt later (HNDL), sebagaimana dijelaskan oleh Mastercard dalam panduan mengenai keamanan post-quantum cryptography.

Strategi ini dilakukan dengan cara mencuri data terenkripsi sekarang untuk kemudian didekripsi di masa depan ketika komputer kuantum telah mencapai kapasitas yang cukup kuat untuk memecahkan sistem enkripsi konvensional.

Uni Eropa telah menetapkan tenggat waktu agar seluruh infrastruktur penting beralih ke sistem post-quantum cryptography sebelum tahun tersebut. Negara-negara maju lain juga telah memulai langkah serupa. Namun, di Indonesia, kesadaran akan ancaman ini masih sangat rendah. Tanpa langkah preventif untuk memperbarui sistem keamanan siber nasional, Indonesia akan menghadapi gangguan serius dalam bentuk kebocoran data massal, kerusakan kepercayaan publik terhadap layanan digital, dan potensi disrupsi terhadap stabilitas ekonomi digital nasional.

Gangguan yang ditimbulkan oleh komputasi kuantum bukan hanya ancaman teknologis, tetapi juga persoalan strategis yang berkaitan langsung dengan ketahanan nasional di bidang digital. Indonesia perlu menyiapkan strategi transisi menuju enkripsi pasca-kuantum serta memperkuat literasi digital di seluruh sektor pemerintahan dan industri agar tidak terperangkap dalam risiko keamanan siber generasi baru.

Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com

Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.

Halaman 3/3
Rekomendasi untuk Anda

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved