Tribunners / Citizen Journalism
Teknologi AI Mengubah Rantai Nilai di Industri Telekomunikasi
Dalam ekonomi digital, penyedia layanan komunikasi berbasis AI tidak hanya jadi penyedia infrastruktur tapi juga jadi pelaku inovasi utama.
Hal itu berarti membangun pusat keunggulan AI, modernisasi platform data, dan mempertahankan tata kelola dengan keterlibatan manusia, guna mendukung tercapainya hasil bisnis yang bertanggung jawab.
Studi tersebut juga menunjukkan bahwa penerapan AI generatif sudah berjalan di layanan pelanggan pada 69 persen perusahaan telekomunikasi.
Baca juga: ASEAN–Jepang Perluas Kolaborasi Ekonomi Digital dan Konektivitas Keuangan
Sementara itu, AI agentik yang mampu membuat keputusan secara otonom telah digunakan oleh 44 persen CSP. Teknologi-teknologi ini memungkinkan pemberian informasi secara real-time, pengalaman yang dipersonalisasi, dan efisiensi operasional secara menyeluruh.
Inovasi berbasis AI juga berkembang di bidang, mulai dari otomatisasi jaringan, kecerdasan di sisi jaringan (edge intelligence), hingga jaminan layanan. Namun, CSP yang terdepan telah melangkah lebih jauh dari penerapan tersebut.
Sebagai contoh, Bharti Airtel, salah satu CSP terkemuka di India, telah menerapkan jaringan anti-SPAM berbasis AI yang menandai lebih dari 8 miliar panggilan spam dan 1 miliar pesan SMS spam, sekaligus mengidentifikasi hampir 1 juta pelaku spam setiap hari.
Perusahaan tersebut juga meluncurkan solusi manajemen energi RAN berbasis AI yang diperkirakan dapat menghemat 12 juta USD per tahun sekaligus mengurangi jejak karbonnya.
Secara terpisah, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) berupaya menghadirkan solusi Sovereign AI untuk membantu memberdayakan bisnis di Indonesia dalam mendorong pertumbuhan dan perjalanan transformasi digital mereka. Dibangun dengan IBM watsonx, solusi ini akan memungkinkan organisasi menciptakan layanan AI bernilai tambah yang andal dan bertanggung jawab bagi berbagai praktisi industri seperti Human Resource, Legal, Pemasaran, dan sebagainya. Inovasi berbasis AI ini dapat membantu meningkatkan produktivitas, inovasi, dan daya saing dengan memprioritaskan transparansi, mitigasi bias, serta privasi data.
Perlu dicatat, kedaulatan digital dengan cepat meningkat menjadi prioritas dalam agenda publik maupun eksekutif. Menurut IBM 2025 CEO Study, para CEO semakin memperkuat strategi AI dan cloud sambil menghadapi tantangan terkait kedaulatan.
Organisasi yang memprioritaskan privasi data, perlindungan kekayaan intelektual, dan tata kelola algoritmik menjadikannya elemen dasar untuk meningkatkan skala AI secara bertanggung jawab.
Sebanyak 61 persen CEO yang disurvei melaporkan bahwa organisasi mereka secara aktif mengadopsi agen AI, bersiap untuk menerapkannya dalam skala besar, sementara 68 persen mencatat bahwa AI membentuk ulang aspek inti bisnis mereka.
Seiring dengan semakin tertanamnya AI dalam infrastruktur yang bersifat kritis, penyedia telekomunikasi juga beralih ke dasbor kinerja untuk menghadirkan transparansi dan akuntabilitas pada inisiatif berbasis AI.
Alat-alat ini membantu menggeser AI dari sebuah black box menjadi mesin yang berdampak untuk nilai bisnis dengan melacak pergeseran model, memicu pelatihan ulang, dan memberi peringatan kepada tim ketika Indikator Kinerja Utama (KPI) berada di bawah ambang batas.
Dasbor tata kelola juga mendukung kepatuhan regulasi dengan menyediakan catatan transparansi untuk tujuan audit.
Untuk memastikan dampak yang berkelanjutan, pemantauan terus-menerus dan feedback loop yang agile sangatlah penting. Namun, mengukur hal yang tepat sama pentingnya.
Fokus semata pada biaya dapat menutupi peningkatan dalam pengalaman pelanggan atau pertumbuhan bisnis.
Insight tersebut menjadi alasan mengapa para pengadopsi terkemuka di sektor telekomunikasi melacak serangkaian KPI yang seimbang seperti yang umumnya mencakup penghematan biaya, kepuasan pelanggan, pertumbuhan pendapatan berbasis AI, serta margin operasional.
Tribuners adalah platform jurnalisme warga. Untuk berkontribusi, anda bisa mengirimkan karya dalam bentuk berita, opini, esai, maupun kolom ke email redaksi@tribunnews.com
Konten menjadi tanggungjawab penulis dan tidak mewakili pandangan redaksi tribunnews.com.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Ilustrasi-ekonomi-digital-OK.jpg)