Jumat Besok Rupiah Diprediksi Terus Melemah dan Tembus Rp 16.000 Per USD
Rupiah diproyeksikan akan menembus level Rp 16.000 pada perdagangan besok, Jumat 20 Maret 2020.
Selain menambah likuiditas di perbankan Rp 195 triliun, BI juga telah melakukan repo dengan agunan SBN sekira Rp 53 triliun dan menurunkan Giro Wajib Minimum (GWM) rupiah Rp 51 triliun.
"Kami akan tambah sekitar Rp 23 triliun per 1 April. Kami juga kendorkan likuiditas valas yaitu dengan penurunan GWM valas sebesar 4 persen atau sekitar Rp 3,2 miliar," tuturnya
Menurutnya, BI berupaya memastikan bekerjanya mekanisme pasar dan menjaga kecukupan likuiditas rupiah dan valas.
"Berbagai kebijakan ini merespons dinamikanya Covid-19 tadi, bagaimana pengaruhnya. Dalam jangka pendek mungkin belum terasa, tapi tentu saja kami meyakini dan terus akan siap untuk menempuh langkah lanjutan itu," kata dia.
Sebagian artikel ini tayang di Kontan dengan judul Hampir menyentuh Rp 16.000, begini prediksi pergerakan rupiah untuk Jumat (20/3)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/suasana-penukaran-uang-di-money-changer-vip-menteng_20181009_153007.jpg)