Minggu, 31 Agustus 2025

SRAJ Investasi Rp1 Triliun Bangun RS Internasional di KEK Sekupang Batam

Pada tahap pertama, MABIH akan dibangun di atas lahan 1,68 hektare dari total 2,9 hektare yang telah disiapkan di KEK Pariwisata.

Istimewa
KEK BATAM - Kegiatan ground breaking pembangunan rumah sakit internasional Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) di KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam di Sekupang, Batam. Rumah sakit ini dibangun dengan investasi Rp1 triliun. 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Emiten PT Sejahteraraya Anugrahjaya Tbk (IDX:SRAJ) atau Mayapada Healthcare menginvestasikan dana sebesar Rp1 triliun untuk pembangunan rumah sakit internasional di Kota Batam, Kepulauan Riau.

RS internasional ini dibangun untuk mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan di Batam.

SRAJ memberi nama Mayapada Apollo Batam International Hospital (MABIH) berlokasi di KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam di Sekupang, Batam.

Baca juga: Prabowo Ingin Warga Tak Lagi Berobat ke Luar Negeri: KEK Sanur akan Jadi Pusat Medis Internasional

Seremoni peletakan batu pertama pembangunan RS ini dilakukan oleh Kepala Badan Pengusahaan Batam, Amsakar Achmad, bersama Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), mewakili Menteri Koordinator Bidang Perekonomian RI, Dr. Rizal Edwin Manansang, Ak., M.Sc, dan Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, Jonathan Tahir.

Pembangunan MABIH diyakini akan mampu memperkuat ekosistem layanan kesehatan nasional sekaligus mengurangi ketergantungan masyarakat terhadap layanan kesehatan di luar negeri.

Pada tahap pertama, MABIH akan dibangun di atas lahan 1,68 hektare dari total 2,9 hektare yang telah disiapkan di KEK Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam.

Pembangunan tahap kedua akan direalisasikan dalam waktu yang berdekatan dengan tahap pertama untuk klinik spesialis, fasilitas penunjang, hingga sarana pendukung untuk
kenyamanan pasien dan keluarga.

RS internasional ini merupakan hasil kerjasama Mayapada Healthcare dengan Apollo Hospitals India dan dibangun dengan konsep green hospital yang didesain oleh HKS Singapore, Medical Planner.

Bangunan RS ini terdiri dari 11 lantai dengan 1 semi basement dan berkapasitas 250 tempat tidur dan ditargetkan rampung akhir 2027 dan menjadi rumah sakit internasional swasta pertama di kawasan ekonomi khusus, menyusul Bali International Hospital milik pemerintah di KEK Sanur, Bali.

Menurut Jonathan Tahir, Presiden Komisaris Mayapada Healthcare, pembangunan Mayapada Apollo Batam International Hospital bukan sekadar investasi di bidang kesehatan, tetapi juga investasi untuk masa depan bangsa.

"Setiap orang Indonesia berhak mendapatkan layanan kesehatan berstandar internasional tanpa harus pergi jauh ke luar negeri."

"Dengan hadirnya MABIH, kami ingin berkontribusi lebih untuk memperkuat kemandirian bangsa dalam bidang kesehatan, sekaligus meningkatkan kepercayaan bagi setiap orang Indonesia terhadap kualitas layanan kesehatan di dalam negeri," ujarnya dikutip Kamis, 28 Agustus 2025.

Rp200 Triliun Mengalir ke RS Luar Negeri

Dr. Rizal Edwin Manansang, Ak., M.Sc, Plt. Sekretaris Jenderal Dewan Nasional Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) mengungkapkan, hampir dua juta masyarakat Indonesia setiap tahunnya masih berobat ke luar negeri dengan potensi kebocoran devisa hingga Rp200 triliun.

Menurut dia, hal ini menjadi perhatian serius Presiden Prabowo Subianto. Karena itu, kehadiran MABIH dinilai sebagai proyek strategis yang akan memberikan dampak signifikan bagi industri kesehatan di Indonesia.

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan