Kamis, 16 April 2026

Dukung Pemakaian Etanol di BBM, PTPN I Sanggup Pasok 36.000 Kiloliter per Tahun

Secara teoritis ketergantungan terhadap energi yang berasal dari fosil harus dikurangi mengingat depositnya yang terus menurun.

Istimewa
TAMBAHAN ETANOL DI BBM - Pabrik pengolahan etanol yang dikelola PTPN Group melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero) di Mojokerto, Jawa Timur. PTPN Group siap memasok etanol untuk campuran BBM sebesar 36.000 kiloliter per tahun untuk mendukung mandatori etanol 10 persen di BBM ritel yang dijual di dalam negeri mulai 2026. 

 

Ringkasan Berita:
  • PTPN Group melalui Enero di Mojokerto siap memasok etanol untuk campuran BBM sebesar 36.000 kiloliter per tahun.
  • Etanol produksi PTPN Group siap mendukung mandatori etanol 10 persen di BBM ritel yang dijual di dalam negeri mulai 2026.
  • Kapasitas produksi etanol ini dapat ditingkatkan seiring berjalannya mandatori etanol dengan pembangunan pabrik baru oleh Holding PTPN Group.

 

TRIBUNNEWS.COM, MOJOKERTO - Polemik pencampuran etanol (extra neutral alcohol) ke dalam bahan bakar minyak (BBM) jenis bensin mengemuka ketika beberapa perusahaan retail BBM menolak membeli base fuel dengan etanol 3.5 persen dari Pertamina.

Namun Pemerintah RI seperti disampaikan Menteri ESDM Bahlil Lahadalia menyatakan akan memberlakukan aturan penambahan wajib etanol 10 persen pada BBM yang dijual ke masyarakat mulai 2026.

Mendukung ketentuan tersebut, PT Energi Agro Nusantara (Enero), anak perusahaan PTPN I yang memproduksi etanol menyatakan siap untuk mendukung komitmen pemerintah terkait campuran 10 persen etanol (E10) untuk BBM produksi Pertamina.

Direktur PT Enero Puji Setiyawan mengatakan, secara teoritis ketergantungan terhadap energi yang berasal dari fosil harus dikurangi mengingat depositnya yang terus menurun.

Baca juga: Bahlil Sindir Para Pengritik BBM Dicampur Etanol: Sekolahnya Terlalu Pintar

Sementara, permintaan pasar berdasarkan kebutuhan seiring terus bertambahnya mesin-mesin tak terkendali.

Karena itu, pihaknya mendukung langkah pemerintah yang kukuh pendirian untuk menambahkan bahan baku yang bersifat terbarukan dalam penyediaan bahan bakar minyak.

"Terlepas dari polemik tentang plus minus penambahan ethanol ke bensin, kami tetap berkeyakinan bahwa energi alternatif yang baru dan terbarukan harus dimaksimalkan," ujarnya dikutip Rabu, 15 Oktober 2025.

"Semua pakar masih sepakat bahwa energi fosil pada saatnya akan habis. Tidak ada pilihan, renewable resources harus dipersiapkan kalau negara kita mau berdaulat energi," beber Puji Setiyawan.

"PTPN Group melalui PT Energi Agro Nusantara (Enero) telah menyiapkan pasokan ethanol untuk BBN sebesar 36.000 kiloliter per tahun," ungkapnya.

"Kapasitas ini dapat ditingkatkan seiring berjalannya mandatori etanol dengan pembangunan pabrik baru oleh Holding PTPN Group, mengingat besarnya potensi bahan baku dari produk turunan gula putih yang dikelola oleh PT Sinergi Gula Nusantara," lanjut Puji Setiyawan.

Spesifikasi Teknis BBM dengan Etanol

Tentang spesifikasi teknis bensin yang ditambahkan etanol, Puji menolak berkomentar terlalu teknis. 

Namun demikian, para pakar dengan reputasi tinggi dari berbagai lembaga peneilian telah memberi rekomendasi sangat baik dalam penggunaan etanol untuk kebutuhan BBM kendaraan.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved