Edena Beber Strategi Tokenisasi di Pertemuan Startup Terbesar India 2025
TNGSS 2025 diikuti 30.000 peserta global, 200+ pembicara internasional dari 35 negara, dan 100+ perusahaan investasi.
Ringkasan Berita:TNGSS 2025 diikuti 30.000 peserta global, 200+ pembicara internasional dari 35 negara, dan 100+ perusahaan investasi.
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA – Platform sekuritas digital dan tokenisasi Edena Capital Nusantara berpartisipasi di ajang Tamil Nadu Global Startup Summit (TNGSS) 2025, acara startup terbesar yang diselenggarakan Pemerintah India di Coimbatore, Negara Bagian Tamil Nadu, India, pada 9-10 Oktober 2025.
CEO Edena, Wook Lee, pembicara kunci VIP di ajang ini memaparkan strategi mempercepat peluncuran platform aset digital yang disetujui melalui pemerintah kerja sama erat dengan pemerintah di berbagai penerbitan.
Perusahaan mengembangkan platform Digital Financial Asset (DFA) di Indonesia untuk pasar ASEAN dan bursa STO di Mesir untuk wilayah MENA-Afrika dengan menargetkan pasar gabungan 2,6 miliar penduduk di wilayah ini.
Partisipasi Edeba di ajang TNGSS 2025 atas undangan Pemerintah Tamil Nadu menandakan pengakuan resmi atas jangkauan global perusahaan dan model bisnis berbasis kemitraan pemerintah.
Baca juga: Lewat TEI 2025, Bank Mandiri Tegaskan Peran Strategis Dukung Akselerasi Ekspor Digital Digital
Tamil Nadu mewakili 10 persen PDB India dan menjadi tuan rumah bagi lebih dari 12.000 startup, dengan nilai ekosistem tumbuh 9x dari 3 miliar dolar AS menjadi 27,4 miliar dolar AS hanya dalam empat tahun, memantapkan dirinya sebagai pusat teknologi yang sedang berkembang di Asia.
Tiga Presentasi
Di TNGSS 2025, CEO Wook Lee menyampaikan keynote presentasi di tiga panggung utama yakni Futuristic Stage, Disruptor Stage, dan Global Startup Spotlight Stage.
Pada sesi "Modal Cerdas, Ide Berani: Berinvestasi dalam Gelombang Disrupsi Berikutnya", Lee mengungkapkan model investasi inovatif melalui sekuritas digital bersama VC global termasuk DueDash Capital dan Exfinity Venture Partners, yang mendapat perhatian besar.
Melalui pertemuan beruntun dengan pejabat senior pemerintah India, diskusi yang fokus pada pembangunan jembatan keuangan digital India-ASEAN dan kolaborasi strategi spesifik untuk masuk ke pasar India.
Edena Capital Nusantara saat ini bekerja sama erat dengan pemerintah di Indonesia, Mesir, Singapura, dan Kamboja untuk meluncurkan platform Digital Financial Asset (DFA) yang disetujui pemerintah.
“Pengakuan pemerintah India terhadap Edena sebagai pemimpin inovasi sekuritas digital global dan undangan sebagai pembicara utama sangat signifikan,” ujar Wook Lee.
"Kami akan membangun infrastruktur keuangan digital terbesar di dunia yang menghubungkan 1,4 miliar penduduk India dengan pasar ASEAN dan Timur Tengah dan Afrika Utara yang berjumlah 2,6 miliar," ujarnya dikutip Jumat, 17 Oktober 2025.
Ekspansi Ekosistem Token
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/STRATEGI-TOKENISASI-CEO-Edena-Wook-Lee.jpg)