Banjir Bandang di Sumatera
Bahlil Minta Maaf Soal Penanganan Pemulihan Listrik di Aceh, Janji Bakal Lebih Totalitas
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia meminta maaf terkait dengan penangan pemulihan jaringan listrik di Aceh
Kemudian, ada juga kerusakan yang lain, yaitu transmisi dari Bireuen menuju ke Aceh Tengah, Takengon, dan juga Bener Meriah. Ada beberapa tower PLN yang juga ambruk.
"Kami juga mendapatkan arahan dalam kunjungan Pak Menteri untuk segera memperbaiki tower-tower dan juga kabel-kabel transmisi tersebut," ujar Darmawan.
Tantangan perbaikan tower ini satu di antaranya adalah bobot material tower yang mencapai 35 ton dan akhirnya harus diangkut menggunakan helikopter satu per satu.
Material ini juga memiliki tambahan berupa kabel-kabel dan peralatan lainnya yang bobotnya mencapai 16 ton.
Akhrinya pengiriman dilakukan dari Jakarta ke Banda Aceh lalu ke Bireuen yang melibatkan unsur TNI Angkatan Darat dan Angkatan Udara.
"Kemudian, kami berhasil memulihkan tower dan juga menyambung kabel di tengah kondisi yang sangat sulit. Nah, dalam proses ini, kami berhasil merestorasi. Kemudian dalam saat yang bersamaan, transmisi dari Bireuen ke Takengon juga berhasil kami restorasi," ucap Darmawan.
Bermodalkan hal tersebut, ketika kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Banda Aceh dan saat rapat kabinet terbatas, Darmawan menyebut pihaknya waktu itu cukup optimis bahwa mereka bisa mengalirkan listrik dari Arun ke Banda Aceh dan bisa segera mengoreksi pasokan listrik di Banda Aceh.
Namun, ternyata dalam proses pengaliran listrik dari Arun ke Banda Aceh, ada tantangan teknis yang dihadapi.
Padahal, saat itu Darmawan sudah menyampaikan bahwa sistem listrik di Banda Aceh akan meningkat menjadi 93 persen.
Baca juga: Mirwan MS Hanya Dicopot Sementara, 3 Bulan Lagi Kembali Jabat Bupati Aceh Selatan
"Ternyata dalam proses pengaliran listrik dari Arun ke Banda Aceh, kami menghadapi tantangan hambatan teknis. Kenyataannya bahwa penyaluran listrik ini jauh lebih berat daripada perkiraan kami," kata Darmawan.
"Nah untuk itu dalam hal ini kami menyampaikan permohonan maaf yang sedalam-dalamnya kepada seluruh masyarakat Aceh karena kami sudah menyampaikan informasi bahwa sistem kelistrikan, apabila koreksi kami untuk penyaluran listrik dari Arun ke Banda Aceh bisa berjalan lancar, maka akan meningkat menjadi 93 persen, ternyata menghadapi tantangan teknis yang sangat hebat," sambungnya.
Darmawan menyampaikan minta maaf dan memastikan bahwa tim PLN akan terus bekerja penuh untuk memulihkan sistem listrik yang di Aceh.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/menteri-ESDM-bahlil-minta-maaf.jpg)