Sabtu, 2 Mei 2026

Sore Ini Rupiah Melemah Tipis ke Rp 16.956 Per Dolar AS

Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis satu poin dari Rp 16.956 per dolar AS dari Rp 16.955 pada perdagangan hari ini.

Tayang:
Editor: Choirul Arifin
KONTAN/Carolus Agus Waluyo
MELEMAH TIPIS - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis satu poin dari Rp 16.956 per dolar AS dari Rp 16.955 pada perdagangan hari ini, Selasa, 20 Januari 2026. 

Ringkasan Berita:
  • Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis satu poin dari Rp 16.956 per dolar AS dari Rp 16.955 pada perdagangan hari ini.
  • Pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal seperti ambisi Trump menganeksasi Greenland yang merupakan teritori Denmark di Arktik.
  • The Fed diperkirakan akan menghentikan pelonggaran moneter di pertemuan akhir bulan ini karena kondisi pasar tenaga kerja yang stabil.

 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Nilai tukar rupiah ditutup melemah tipis satu poin dari Rp 16.956 per dolar Amerika Serikat (AS) dari Rp 16.955 pada perdagangan Selasa (20/1/2026) sore ini.

Direktur PT Traze Andalan Futures Ibrahim Assuaibi mengatakan, pelemahan rupiah ini seiring dengan indeks dolar AS yang menguat dengan faktor-faktor pemicu dari dalam dan luar negeri.

Salah satu faktor pemicu dari luar negeri adalah ngototnya Presiden AS Donald Trump yang akan mengakuisisi Greenland yang merupakan teritori Denmark.

Donald Trump tidak mengungkapkan apakah ia akan mengerahkan kekuatan militer ke pulau tersebut atau tidak.

Intervensi militer AS mengkhawatirkan banyak negara sejak Donald Trump mengirim pasukan militernya untuk menangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro.

"Trump kini menuju Forum Ekonomi Dunia di Davos, Swiss, di mana presiden AS kemungkinan akan bertemu dengan beberapa pemimpin Eropa," kata Ibrahim dalam keterangannya, Selasa (20/1/2026).

Kekhawatiran terkait dengan perang dagang juga meningkat setelah Donald Trump mengancam akan mengenakan bea tambahan 10 persen mulai 1 Februari pada barang impor dari Denmark, Norwegia, Swedia, Prancis, Jerman, Belanda, Finlandia, dan Inggris.

Bea tambahannya menjadi 25 persen pada 1 Juni jika tidak ada kesepakatan tentang Greenland yang tercapai.

Uni Eropa dan Inggris dinilai siap membalas. Uni Eropa dilaporkan sedang mempersiapkan tarif balasan hingga 93 miliar euro untuk barang-barang AS dan juga mempertimbangkan untuk membatasi akses perusahaan Amerika ke pasar Eropa.

Anggota parlemen Eropa mengumumkan bahwa mereka akan membekukan ratifikasi kesepakatan perdagangan yang ditandatangani Donald Trump dan Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen musim panas lalu.

Terkait dengan prospek penurunan suku bunga, sebagian besar analis memperkirakan Federal Reserve atau Bank Sentral AS (The Fed) akan menghentikan pelonggaran moneternya pada pertemuannya akhir bulan ini karena kondisi pasar tenaga kerja yang stabil.

"Pasar saat ini memperkirakan hanya 5 persen kemungkinan penurunan suku bunga Fed pada pertemuan kebijakan Januari, menurut alat CME FedWatch," ucap Ibrahim.

Dalam Negeri

Dari faktor dalam negeri, ada International Monetary Fund (IMF) yang merevisi prospek pertumbuhan ekonomi Indonesia pada 2026 dan 2027.

Sumber: Tribunnews.com
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

BizzInsight

Berita Terkini

© 2026 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved