Gubernur BI Jelaskan Penyebab Nilai Tukar Rupiah Melemah hampir Rp 17.000 Per Dolar AS
Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo menyatakan, pergerakan nilai tukar rupiah dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik
Tayang:
Penulis:
Nitis Hawaroh
Editor:
Sanusi
Untuk diketahui, nilai tukar rupiah kembali mengalami tekanan, meski awalnya dibuka menguat. Pada perdagangan Rabu (21/1/2026), rupiah di pasar spot dibuka ke level Rp 16.953 per dolar Amerika Serikat (AS).
Posisi tersebut naik tipis tipis 0,02 persen dibanding hari sebelumnya yang berada di level Rp 16.956 per dolar AS.
Tetapi, pergerakan rupiah di zona hijau tidak berlangsung lama dan melemah ke posisi Rp 16.958 per dolar AS.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/gubernur-bi-perry-warjiyo__.jpg)