Bulog dan Badan Pangan Nasional akan Dilebur Jadi Lembaga di Bawah Prabowo
Perum Bulog akan dilebur dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menjadi lembaga yang berada langsung di bawah Presiden Prabowo Subianto
Ringkasan Berita:
- Rencana Bulog kembali menjadi badan, bukan lagi BUMN, merupakan keinginan langsung Presiden Prabowo Subianto
- Prabowo ingin Bulog kembali berjaya seperti pada era Bustanil Arifin
TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Perum Bulog akan dilebur dengan Badan Pangan Nasional (Bapanas) dan menjadi lembaga yang berada langsung di bawah Presiden Prabowo Subianto.
Direktur Utama Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menyampaikan rencana tersebut akan diatur dalam revisi Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan yang saat ini sedang dibahas di Komisi IV DPR RI.
"Sekarang dalam proses penggodokan. Komisi VI [DPR RI] juga mendorong Komisi IV untuk segera ini terwujud undang-undang tersebut," kata Rizal di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (21/1/2026).
Baca juga: Awal Tahun, Stok Beras Bulog Tembus 3,36 Juta Ton
Rizal menjelaskan peleburan itu akan membuat dua kedeputian di Bapanas masuk ke Bulog. Sementara itu, satu kedeputian lainnya akan dialihkan ke Kementerian Pertanian.
"[Bapanas] bukan bubar, nanti dilebur masuk ke Bulog dua kedeputian, satu deputi masuk ke Kementerian Pertanian," ujar Rizal.
Rencana Bulog kembali menjadi badan, bukan lagi BUMN, merupakan keinginan langsung Presiden Prabowo Subianto.
Rizal pernah mengungkapkan bahwa Prabowo ingin Bulog kembali berjaya seperti pada era Bustanil Arifin, yang menjabat sebagai Kepala Badan Urusan Logistik pada periode 1978–1993.
"Harapannya sesuai dengan keinginan presiden, Bulog kembali jaya seperti zaman dulu zamannya Pak Bustanil Arifin," kata Rizal di kantor Perum Bulog, Jakarta Selatan, Jumat (2/1/2026).
Baca juga: Zulkifli Hasan Setujui Margin Fee 7 Persen Distribusi Beras Satu Harga ke Bulog
Prabowo menginginkan peran Bulog tidak hanya terbatas pada pengelolaan beras. BUMN yang bergerak di bidang pangan ini diharapkan turut menangani berbagai komoditas lainnya.
Komoditas tersebut antara lain minyak goreng, gula, tepung, telur, hingga daging.
Dengan begitu, Rizal menilai cita-cita Prabowo untuk mewujudkan kemandirian pangan nasional dapat lebih mudah dicapai melalui penguatan kelembagaan Bulog.
"Jadi Bulog itu jangan hanya ngurusin beras, tapi ngurusin seluruhnya, sehingga untuk menjamin seperti yang disampaikan beliau (Prabowo) adalah kemandirian pangan," ujar Rizal.
Purnawirawan TNI itu mengatakan saat ini proses Bulog kembali menjadi badan sedang digodok di Komisi IV DPR yang merupakan mitra Bulog di Parlemen.
Rapat pembahasan transformasi kelembagaan Bulog terus berjalan. Rizal menyebut pada hari ini juga digelar pertemuan untuk membahas hal tersebut.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Direktur-Utama-Perum-Bulog-Ahmad-Rizal-Ramdhani-di-komisi-VI-dpr.jpg)