Perjanjian Dagang RI dengan AS
Petani hingga Peternak AS Gembira Menang Dagang dari Indonesia, Begini Kata Mereka
Pengusaha berbagai sektor di AS kini sangat senang karena merasa negaranya AS menang atas Indonesia terkait perjanjian dagang.
Langkah ini merupakan perkembangan yang disambut baik dan menguntungkan bagi produsen Amerika dan konsumen Indonesia.
Asosiasi Pengolah Biji Minyak Nasional: Asosiasi Pengolah Biji Minyak Nasional (NOPA) memberikan apresiasi kepada Perwakilan Perdagangan Amerika Serikat (USTR), Duta Besar Jamieson Greer, dan tim USTR — termasuk Duta Besar Julie Callahan — dalam kolaborasi erat dengan Wakil Menteri Luke J. Lindberg dan tim di USDA, atas keberhasilan mengamankan perjanjian perdagangan penting dengan Indonesia yang menetapkan tolok ukur bersejarah untuk perdagangan tepung kedelai antara kedua negara kita.
Perjanjian ini merupakan kemenangan signifikan bagi pertanian Amerika dan industri pengolahan kedelai. Indonesia adalah salah satu pasar terbesar dan tercepat pertumbuhannya di dunia untuk tepung protein, dan akses yang lebih luas dan dapat diprediksi ke pasar tersebut memperkuat seluruh rantai nilai kedelai AS, dari petani hingga pengolah hingga terminal ekspor.
Produsen Amerika bangga memasok tepung kedelai berkualitas tertinggi di dunia, dan perjanjian ini memastikan bahwa lebih banyak tepung kedelai dapat mencapai pelanggan Indonesia yang bergantung padanya. Kami berterima kasih atas koordinasi yang kuat antara USTR dan USDA dalam memajukan kebijakan yang memperluas akses pasar untuk produk pertanian Amerika dan mendukung lapangan kerja di seluruh negeri.
NOPA berharap dapat terus bekerja sama dengan kedua lembaga tersebut untuk memastikan manfaat penuh dari perjanjian ini terwujud di seluruh sektor pertanian Amerika dan komunitas pedesaan yang bergantung padanya.
Presiden Dewan Hortikultura Barat Laut, Mark Powers: Dewan Hortikultura Barat Laut mendukung investasi yang telah dilakukan Presiden Trump, Duta Besar Greer, dan staf Kantor Perwakilan Perdagangan AS untuk mengamankan kesepakatan ini. Dengan menyelesaikan hambatan perdagangan perizinan impor yang telah lama ada, mengurangi tarif, dan mengamankan komitmen pembelian untuk apel AS, kesepakatan ini akan membantu menggandakan ekspor kita ke Indonesia.
Direktur Eksekutif Konsorsium untuk Nama-Nama Pangan Umum, Jaime Castaneda: Perlindungan nama-nama umum yang termasuk dalam perjanjian ini sangat penting bagi petani dan eksportir Amerika. Memastikan produsen AS dapat terus memasarkan dan menjual produk seperti 'parmesan' dan 'feta' di Indonesia tanpa pembatasan yang tidak adil membantu melestarikan peluang ekspor dan mendukung mata pencaharian petani dan produsen di seluruh Amerika Serikat.
CEO Growth Energy, Emily Skor: Menyusul kesepakatan serupa dengan Guatemala, kerangka perdagangan baru dengan Indonesia mewakili harapan baru bagi pertanian Amerika. Indonesia adalah negara terpadat keempat di dunia, dan penerapan campuran etanol 10 persen secara nasional dapat membuka pasar sebesar 900 juta galon bagi produsen dan petani Amerika.
Kami memuji Presiden Trump, Duta Besar Greer, dan Menteri Rollins atas komitmen berkelanjutan mereka untuk melepaskan potensi energi Amerika dan menghapus hambatan yang tidak adil terhadap ekspor dari pedesaan Amerika. Ada peningkatan permintaan global untuk biofuel rendah karbon dan berbiaya rendah, dan Amerika berada pada posisi yang tepat untuk mendominasi pasar tersebut.
Presiden dan CEO Renewable Fuels Association, Geoff Cooper: Indonesia telah lama menjadi pasar prioritas untuk etanol AS, dengan potensi permintaan sekitar 1 miliar galon jika campuran etanol 10 persen digunakan secara nasional.
Kami berterima kasih atas kerja keras Presiden Trump dan Duta Besar Greer dalam kesepakatan ini, dan kami berharap dapat melanjutkan kerja sama kami dengan para pejabat Indonesia dan pemangku kepentingan industri untuk menerapkan kebijakan impor yang memungkinkan Indonesia memprioritaskan etanol produksi dalam negerinya sambil memungkinkan etanol AS untuk mengisi kesenjangan atau kekurangan pasokan. Bersama-sama, kami sangat antusias untuk menghadirkan volume bahan bakar yang lebih bersih dan lebih terjangkau bagi masyarakat Indonesia.
Wakil Presiden Senior Kebijakan Global Business Software Alliance, Aaron Cooper: Perjanjian perdagangan AS-Indonesia merupakan terobosan dalam kebijakan perdagangan digital. Ketentuan perjanjian untuk menghilangkan tarif pada produk digital tak berwujud, menjamin transfer data lintas batas, dan mendukung perpanjangan permanen moratorium bea cukai digital memperluas akses ke layanan digital dan mendukung adopsi teknologi.
Perjanjian ini mengirimkan sinyal kuat kepada ekonomi global dan banyak industri yang bergantung pada perdagangan digital yang terbuka dan aman, serta mencerminkan reformasi kunci yang telah menjadi prioritas utama BSA selama hampir satu dekade.
Global Data Alliance: Global Data Alliance mengucapkan selamat kepada Pemerintah Amerika Serikat dan Indonesia atas kesepakatan mereka untuk menghilangkan hambatan perdagangan digital yang telah lama ada dan merusak kerja sama bilateral serta transformasi digital di Indonesia. Kesepakatan hari ini secara substansial mereformasi hubungan digital AS-Indonesia menjadi lebih baik.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Prabowo-Tandatangani-Kesepakatan-Dagang-dengan-Trump.jpg)