Harga Plastik Melejit
Dirut Bulog: Arahan Presiden Prabowo, Tak Ada Kenaikan Harga Beras Meski Harga Plastik Melonjak
Bulog berupaya tekan biaya kemasan lewat koordinasi dengan Kemenperin agar tetap terjangkau.
Harga Plastik Naik 70 Persen
Kenaikan harga plastik untuk kategori kiloan, kresek hingga plastik olahan seperti thinwall hingga mika untuk makanan mulai dikeluhkan oleh sebagian besar pedagang.
Beberapa pedagang yang ditemui di daerah Pasar Baung, Lenteng Agung, Jakarta Selatan membeberkan soal range kenaikan harga plastik saat ini.
Sahrul (30) mengaku, kenaikan harga plastik pasca lebaran IdulFitri sudah mencapai hampir 70 persen dari harga jual sebelum lebaran.
"Kalau dari bisnis sih, sebenarnya dari sananya ada kenaikan ya eh 50 persen, terus ini naik lagi 20 persen gitu," kata dia kepada Tribunnews, Jumat (3/4/2026).
Sahrul lantas memerinci soal besaran harga jual plastik yang dijual di tokoknya tersebut, kata dia, untuk plastik jenis kiloan, harga jual yang semula Rp9.000-10.000 kini dijual hingga Rp15.000-17.000.
Sementara untuk plastik kresek berbagai ukuran, dari harga jual semula Rp15.000 kini harus dijual Rp25.000.
"Iya kan kalau harga kalau udah naik biasanya kita jualnya juga kacau, mau jual berapa sekian habisnya kita misalkan kita jual sekian harga 15 ribu nih entar dari sononya Rp15 ribu cuma balik modal kita cuma balik doang kaga ada untung. Bisa jadi dijual Rp17 ribu nanti, (terus) dari kantong kresek harga Rp15 ribu biasa kita jual sekarang udah Rp25 ribu," tutur dia.
Sahrul mengaku, kenaikan harga plastik ini sudah mulai dikeluhkan oleh masyarakat khususnya para pelanggan.
Kata dia, daya beli pelanggan mulai menurun karena meroketnya harga plastik di berbagai jenis.
"Biasanya beli ya banyak sekarang udah beli sedikit gitu, ngaruh jadinya. Iya. Tergantung juga kadang kan ya orang jual gitu, nih punya duit sekian tapi kan kalau dulu kan bisa beli berapa pak gitu ya berapa biji, sekarang udah ya cuman dapat satu pack doang," tutur dia.
Hal senada juga disampaikan oleh pedagang lainnya, Arsy (22), yang menyebut kalau saat ini kenaikan harga plastik sudah mulai dikeluhkan oleh masyarakat.
Pasalnya kata Arsy, kenaikan harga plastik tersebut sudah berpengaruh pada harga bahan pokok lainnya termasuk beras.
"Ya gimana ya, ya udah bilang, "Ya namanya juga dari sananya naik masa kita mau jual rugi?" Ya terus mau gimana lagi. Mengerti, dia juga bilang kayak, "Ah ya udahlah namanya hidup juga kan," ya terus gimana lagi," kata Arsy.
"Emm... kalau yang apa, barang-barang kayak gitu kayak beras, naik juga," sambung dia.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/tribunnews/foto/bank/originals/Direktur-Utama-PT-Perum-Bulog-Letjend-TNI-Purn-Ahmad-Rizal-Ramdhani-31.jpg)