Ibadah Haji 2025
Masjidil Haram Padat, Jemaah Haji Diimbau Membatasi Ibadah Umrah Secara Berulang
Jemaah haji diimbau untuk memanfaatkan waktu mendalami manasik haji, baik secara mandiri, maupun bersama para pembimbing ibadah yang ada di pemondokan
Penulis:
Dewi Agustina
Editor:
Seno Tri Sulistiyono
TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas ibadah umrah sunnah secara berulang.
Imbauan ini disampaikan untuk menghindari kelelahan secara fisik, mengingat kondisi Masjidil Haram saat ini sangat padat.
Diketahui dengan berakhirnya operasional layanan haji gelombang I di Madinah, saat ini seluruh jemaah haji Indonesia terkonsentrasi di Kota Makkah.
Akibatnya Kota Makkah saat ini padat, khususnya di Masjidil Haram yang menjadi pusat ibadah jemaah haji dari berbagai belahan dunia.
Baca juga: Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji
Jemaah haji juga diimbau untuk memanfaatkan waktu mendalami manasik haji, baik secara mandiri, maupun bersama para pembimbing ibadah yang ada di pemondokan.
"Pemahaman mendalam tentang manasik haji akan berkontribusi bagi kualitas ibadah jemaah," ungkap Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Akhmad Fauzin dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446H/ 2025 M, di Makkah, Selasa (27/5/2025).
Selanjutnya mengingat cuaca di Makkah juga sangat panas di siang hingga sore hari berkisar di 41-43 derajat celcius, jemaah haji lansia disarankan agar melaksanakan aktivitas ibadah wajib, dilakukan di masjid yang ada di dalam hotel.
Merujuk pendapat ulama, Salat Fardu di seluruh Tanah Haram, sama pahalanya bila salat di Masjidil Haram.
"Jemaah juga diimbau senantiasa membawa identitas diri bila akan ke masjid atau ke luar hotel berupa Kartu Nusuk, kartu bus dan nomor hotel tempat menginap. Pastikan tidak hilang, tertinggal atau dititipkan ke orang lain," pesan Fauzin.
"Bila akan ke Masjidil Haram, pastikan selalu berada dalam rombongan, jangan memisahkan diri. Bawa tas serut untuk menyimpan sandal, jangan menitipkan sandal ke pasangan atau orang lain," lanjutnya.
Faizin juga memastikan bahwa petugas haji siap sedia untuk membantu jemaah.
Jemaah diminta agar tidak sungkan untuk meminta bantuan petugas yang berada di mana saja bila dalam kesulitan.
"Kami berharap agar sesama jemaah juga dapat saling bantu antarsesama," tandasnya.
95 Persen Kartu Nusuk Sudab Terdistribusi
Sementara itu hingga hari ini jumlah kartu Nusuk yang sudah sampai di tangan jemaah haji mencapai 95 persen, baik untuk haji reguler, maupun haji khusus.
Ibadah Haji 2025
Kepala BP Haji: Isu Kesehatan Jemaah Haji Indonesia jadi Sorotan Arab Saudi |
---|
Kepala BP Haji Pastikan Belum Minta Tambahan Kuota Haji dari Pemerintah Arab Saudi |
---|
ICW Laporkan Dugaan Korupsi Haji 2025: Diduga Ada ASN Lakukan Pungli Makanan, Negara Rugi Rp251 M |
---|
Update 3 Jemaah Haji Hilang: Kemenag Intensifkan Pencarian Koordinasi dengan Arab Saudi |
---|
3 Jemaah Haji Lansia Hilang Sejak Mei, Timwas DPR Desak Pemerintah Segera Temukan |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.