Minggu, 31 Agustus 2025

Ibadah Haji 2025

Masjidil Haram Padat, Jemaah Haji Diimbau Membatasi Ibadah Umrah Secara Berulang

Jemaah haji diimbau untuk memanfaatkan waktu mendalami manasik haji, baik secara mandiri, maupun bersama para pembimbing ibadah yang ada di pemondokan

Dewi Agustina/Tribunnews
IBADAH UMRAH - Jemaah haji saat menjalankan ibadah umrah di Masjidil Haram, Makkah, Senin (26/5/2025). Jemaah haji Indonesia diimbau untuk tidak melaksanakan umrah secara berulang mengingat padatnya Masjidil Haram. 

TRIBUNNEWS.COM, JEDDAH - Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi mengimbau kepada jemaah haji Indonesia untuk membatasi aktivitas ibadah umrah sunnah secara berulang.

Imbauan ini disampaikan untuk menghindari kelelahan secara fisik, mengingat kondisi Masjidil Haram saat ini sangat padat. 

Diketahui dengan berakhirnya operasional layanan haji gelombang I di Madinah, saat ini seluruh jemaah haji Indonesia terkonsentrasi di Kota Makkah. 

Akibatnya Kota Makkah saat ini padat, khususnya di Masjidil Haram yang menjadi pusat ibadah jemaah haji dari berbagai belahan dunia. 

Baca juga: Perbedaan Rukun Haji dan Wajib Haji

Jemaah haji juga diimbau untuk memanfaatkan waktu mendalami manasik haji, baik secara mandiri, maupun bersama para pembimbing ibadah yang ada di pemondokan.

"Pemahaman mendalam tentang manasik haji akan berkontribusi bagi kualitas ibadah jemaah," ungkap Kepala Biro Humas dan Komunikasi Publik, Akhmad Fauzin dalam Konferensi Pers Penyelenggaraan Ibadah Haji 1446H/ 2025 M, di Makkah, Selasa (27/5/2025). 

Selanjutnya mengingat cuaca di Makkah juga sangat panas di siang hingga sore hari berkisar di 41-43 derajat celcius, jemaah haji lansia disarankan agar melaksanakan  aktivitas ibadah wajib, dilakukan di masjid yang ada di dalam hotel.

Merujuk pendapat ulama, Salat Fardu di seluruh Tanah Haram, sama pahalanya bila salat di Masjidil Haram. 

"Jemaah juga diimbau senantiasa membawa identitas diri bila akan ke masjid atau ke luar hotel berupa Kartu Nusuk, kartu bus dan nomor hotel tempat menginap. Pastikan tidak hilang, tertinggal atau dititipkan ke orang lain," pesan Fauzin. 

"Bila akan ke Masjidil Haram, pastikan selalu berada dalam rombongan, jangan memisahkan diri. Bawa tas serut untuk menyimpan sandal, jangan menitipkan sandal ke pasangan atau orang lain," lanjutnya. 

Faizin juga memastikan bahwa petugas haji siap sedia untuk membantu jemaah.

Jemaah diminta agar tidak sungkan untuk meminta bantuan petugas yang berada di mana saja bila dalam kesulitan.

"Kami berharap agar sesama jemaah juga dapat saling bantu antarsesama," tandasnya.

95 Persen Kartu Nusuk Sudab Terdistribusi 

Sementara itu hingga hari ini jumlah kartu Nusuk yang sudah sampai di tangan jemaah haji mencapai 95 persen, baik untuk haji reguler, maupun haji khusus. 

Halaman
12
Berita Terkait

Berita Terkini

© 2025 TribunNews.com, a subsidiary of KG Media. All Right Reserved
About Us Help Privacy Policy Terms of Use Contact Us Pedoman Media Siber Redaksi Info iklan