Jack Ma Hilang

Tak Hanya Jack Ma, Ini Pebisnis China Lainnya yang Menghilang setelah Kritik Kebijakan Pemerintah

Jack Ma menghilang dari pandangan publik setidaknya selama 2 bulan setelah mengkritik kebijakan pemerintah. Ternyata, Jack Ma bukan satu-satunya

Penulis: Tiara Shelavie
Editor: Sri Juliati
Kolase Tribunnews: AFP, Global Times, BBC
Foto Xiao Jianhua, Ren Zhiqiang, Jack Ma. Tak Hanya Jack Ma, Ini Pebisnis China Lainnya yang Menghilang setelah Kritik Kebijakan Pemerintah 

TRIBUNNEWS.COM - Miliarder China yang merupakan co-founder Alibaba, Jack Ma, secara misterius hilang dari pandangan publik.

Yahoo Finance melaporkan pada hari Minggu (3/1/2021), Ma tidak lagi terlihat di depan umum selama lebih dari dua bulan.

November lalu, Ma absen dari acara pencarian bakat TV yang dia dirikan, Africa’s Business Heroes.

Eksekutif Alibaba lainnya menggantikan posisi Ma sebagai juri di acara itu.

Situs web Africa’s Business Heroes juga menghapus foto Ma, The Telegraph melaporkan.

Baca juga: Fakta Terbaru Jack Ma Menghilang, Diduga Dipenjara atau Mati Setelah Kritik Pemerintah China

Baca juga: Profil Jack Ma, Miliarder sekaligus Pendiri Alibaba yang Kini Dikabarkan Hilang Setelah Beri Kritik

Jack Ma, salah satu pendiri dan mantan ketua eksekutif Alibaba Group, berbicara dalam Forbes Global CEO Conference di Singapura pada 15 Oktober 2019.
Jack Ma, salah satu pendiri dan mantan ketua eksekutif Alibaba Group, berbicara dalam Forbes Global CEO Conference di Singapura pada 15 Oktober 2019. (Roslan RAHMAN / AFP)

Regulator China baru-baru ini membuka penyelidikan antitrust ke Alibaba, raksasa e-commerce Ma.

Ant Group, perusahaan jasa keuangan Ma, disebut telah memancing kemarahan bank-bank China yang menuduhnya mencuri bisnis dari mereka.

China memperkenalkan peraturan pada bulan November yang menghentikan penawaran umum perdana Ant Group.

Sejauh ini, Ant Group dan Alibaba tidak dapat dihubungi untuk dimintai komentar, Insider melaporkan.

Ma dikabarkan mengkritik regulator keuangan global pada konferensi di Shanghai pada akhir Oktober lalu.

Ia menyebut mereka sebagai "klub orang tua" yang tidak cocok untuk mengawasi inovasi teknologi China.

Duncan Clark, ketua perusahaan teknologi BDA China yang berbasis di Beijing, berspekulasi bahwa Ma bisa saja disuruh "bersembunyi" karena aturan baru tersebut, menurut Reuters.

Halaman
12
Sumber: TribunSolo.com
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2022 TRIBUNnews.com,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved