Hotel di Tokyo Jepang Tawarkan Kamar Khusus Bernuansa Hello Kitty dan Kereta Api
Kecintaan masyarakat terhadap kereta api inilah yang menjadi latar belakang pihak hotel memunculkan ide pembuatan kamar khusus tersebut.
Editor:
Dewi Agustina
Laporan Koresponden Tribunnews.com, Richard Susilo dari Jepang
TRIBUNNEWS.COM, TOKYO - Asakusa Tobu Hotel di Tokyo menampilkan dua fitur untuk menarik minat pengunjung. Satu kamar dengan tema Hello Kitty, satu kamar lagi khusus bagi pecinta kereta api Jepang.
"Kamar jenis Hello Kitty telah kita luncurkan Agustus tahun lalu dengan kontrak kepada Sanrio sekitar 5 tahun. Sedangkn kamar bertema kereta api baru untuk jam 13.00 sampai dengan jam 17.00. Untuk umum menginap satu malam baru akan dilakukan akhir Oktober nanti," papar Masaji Shinoda GM Asakusa Tobu Hotel khusus kepada Tribunnews.com, Rabu (21/10/2021).
Dua tema ini bisa mewakili para penggemar berat Hello Kitty dan penggemar kereta api.
"Yang jenis Hello Kitty ada dua macam desain dan masing-masing ada 3 kamar. Sedangkan kamar jenis kereta api saat ini masih disiapkan satu kamar. Namun pesanan kamar saat ini sudah mulai banyak," tambahnya.
Masyarakat Jepang dikenal menyenangi keduanya, baik Hello Kitty maupun kereta api.
Setiap kali ada kereta api baru, atau kereta api yang akan 'pensiun', masyarakat berduyung-duyung datang memotret serta menggunakan kereta api tersebut.
Kecintaan masyarakat terhadap kereta api inilah yang menjadi latar belakang pihak hotel memunculkan ide pembuatan kamar khusus tersebut.

"Alat simulator masinis kereta api mirip dengan yang ada di dalam kereta api. Dengan gambar dan film simulator kereta api, seolah kita yang mengoperasikan simulator itu berada di dalam kereta api," ungkapnya.
Sedangkan untuk kamar Hello Kitty dengan dua tempat tidur besar bisa menampung 4 orang dijual dengan harga sekitar 20.000 yen semalam.
"Lumayan kan bisa 5.000 yen per orang per kamar kalau ditempati bersama misalnya untuk satu keluarga ayah ibu dua anak," ujarnya.
Desain kamar Hello Kitty dengan style umum, sedangkan desain kedua dengan style gaya Jepang menggunakan tatami seperti berada di dalam Ryokan, rumah menginap tradisional Jepang.
Bahkan desain tatami, pada tepian kain pengikatnya ada desain Hello Kitty.
Demikian pula kamar mandinya memiliki desain Hello Kitty.
Tatami secara harafiah berarti "lipat dan tumpuk" adalah semacam tikar yang berasal dari Jepang yang dibuat secara tradisional.

Tatami dibuat dari jerami yang sudah ditenun, tetapi saat ini banyak Tatami dibuat dari styrofoam.
Tatami mempunyai bentuk dan ukuran yang beragam, dan sekelilingnya dijahit dengan kain brokade atau kain hijau yang polos.
Pada mulanya, Tatami adalah barang mewah yang dapat dimiliki orang kaya.
Saat itu kebanyakan rumah orang miskin tidak memiliki lantai, melainkan tikar.
Tatami kemudian menjadi populer di abad ke-17.
Tatami menjadi modul desain kedua yang penting pada abad ke-16 dan abad ke-17.
Baca juga: Hotel di Jepang Sediakan Kamar Khusus Berisi Perangkat Lokomotif
Keseluruhan lantai ruangan tertutup dengan tatami, kolom adalah diposisikan menurut dimensi dan aransemen dari tatami
Dengan desain tradisional Jepang tersebut bersama Hello Kitty, kamar desain yang satu ini memiliki nilai tambah bagi kalangan asing yang ingin mengenal lebih dalam budaya Jepang.
Sementara itu untuk kamar bertema kereta api akan dijual mulai 1 November mendatang.
"Masih belum diputuskan berapa harga jualnya. Mungkin sekitar 30.000 yen per malam," ungkapnya.
Saat ini tamu dalam negeri Jepang yang menginap di hotel tersebut karena masih adanya pembatasan kegiatan masyarakat di Jepang.

Apa lagi kelebihan menginap di hotel tersebut?
"Kita juga menjual produk Hello Kitty di hotel ini. Demikian pula tiket masuk ke SkyTree sampai ke paling atasnya bisa dibeli di hotel ini," tambah GM Tobu Hotel tersebut.
Lokasinya juga sangat strategis di depan Stasiun Asakusa hanya satu menit jalan kaki dari stasiun kereta api tersebut.
Demikian pula ke daerah pariwisata Asakusa juga hanya satu dua menit berjalan kaki.
Baca juga: Akuntan Pajak Jepang Perkirakan Penghasilan Putri Mako & Kei Komuro di New York 35 Juta Yen Setahun
Lalu ke Sky Tree hanya satu stasiun dari stasiun Asakusa menggunakan Tobu Line.
Daerah pariwisata Asakusa juga penuh dengan segala macam restoran dan memang tempat pariwisata yang paling direkomendasikan bagi yang pertama kali datang ke Tokyo .
Bagi yang mau sekolah atau kursus apa pun juga banyak berlokasi di daerah Asakusa saat ini, termasuk tempat hiburan lainnya usai belajar.
Sementara itu beasiswa (ke Jepang), belajar gratis di sekolah bahasa Jepang di Jepang, serta upaya belajar bahasa Jepang yang lebih efektif melalui aplikasi zoom terus dilakukan bagi warga Indonesia secara aktif dengan target belajar ke sekolah di Jepang. Info lengkap silakan email: info@sekolah.biz dengan subject: Belajar bahasa Jepang.